Gegara Cuci Pakaian di Sungai, Ibu dan Anak di Tambelangan Terseret Arus

Cuci Pakaian di Sungai
Tagana Sampang dan Pelopor Dinas Sosial saat melakukan pencarian korban terseret arus. (Foto: RIF/MI)

maduraindepth.com – Berawal saat mencuci pakaian, Martiyah (35) bersama Putrinya Rohmah (5), warga Desa Tambelangan Kecamatan Tambelangan hanyut terseret arus, Selasa (26/5/2020).

Sekira Pukul 16:00 WIB, Martiyah bersama Putrinya tersebut mencuci pakaian di suatu sungai yang berada di desanya. Namun nahas, saat asyik mencuci pakaian, tiba-tiba arus datang dan menyeret ibu dan anak tersebut.


“Sementara ibunya sudah ditemukan, namun sampai saat ini putrinya masih dilakukan pencarian,” kata Moh. Ikhsan anggota pelopor perdamaian Dinas Sosial Kabupaten Sampang, yang juga terlibat dalam penyisiran di aliran sungai setempat, Rabu (27/5/2020).

Dikatakannya, saat ditemukan, Martiyah ditemukan sudah tidak bernyawa di sungai desa yang berbatasan antara Desa Batorasang dengan Desa Tambelangan.

“Saat ini kami bersama Tagana Kabupaten Sampang dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang masih melakukan penyisiran terhadap Rohmah putri dari Martiyah,” tuturnya.

Hal senada juga diungkapkan Moh. Ali Imron Kasi PSKBA Dinas Sosial Kabupaten Sampang. Menurutnya, dari kedua korban tenggelam hanya ibunya yang sudah ditemukan, sementara anaknya masih dilakukan pencarian.

“Tiga belas relawan dari Dinas Sosial sudah duturunkan ke lapangan secara bergantian,” katanya saat berada di lokasi pencarian.

Terpisah, Kepala BPBD Kabupaten Sampang Anang Junaedi saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya masih tetap dalam melakukan pencarian. Pihaknya sudah menerjunkan personel BPBD untuk melakukan penyisiran di sepanjang arus sungai dilokasi kejadian.

Baca juga:  Mahasiswa Tuding Ada Korporasi Di Tubuh PIWS, Ini Jawaban Kadiskop dan UMKM Sumenep

“Masih dicari mas, nanti kami informasikan,”pungkasnya. (RIF/MH)