DPMD Gelar Rakor TIK, Bupati Sumenep: Desa Harus Miliki Program Jitu

0
36
Bupati Sumenep, Busyro Karim saat berikan sambutan. (Foto: MR/MI)

maduraindepth.com – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep menggelar rapat koordinasi (Rakor) tim inovasi kabupaten (TIK). Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan inovasi dan penggunaan Dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD).

Bupati Sumenep Busyro Karim menyampaikan, saat ini pemerintah pusat dan daerah telah memberikan program DD/ADD. Program ini digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan, serta pertumbuhan ekonomi desa.

Bupati dua periode ini berharap, dalam rangka mengembangkan desa, pihak desa harus memiliki program jitu. Dimana program ini harus sesuai dengan potensi lokal yang ada di masing-masing desa.

Busyro meminta, dalam satu kecamatan setiap desa jangan sampai memiliki program yang sama. Sebab potensi lokal yang ada di masing-masing desa berbeda.

“Setiap desa memiliki potensi lokal yang berbeda. Saya berharap jangan sampai semua desa di satu kecamatan memiliki program yang sama,” ujarnya, Jumat (9/8/2019).

Busyro mencontohkan, program yang sama dimaksud seperti fokus membangun gapura. Padahal, lanjutnya, masih banyak potensi lokal lainnya yang bisa dijadikan program untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Kepala DPMD Sumenep, Moh. Ramli menjelaskan, kegitan Rakor TIK tersebut untuk melakukan koordinasi dan sinkronisasi penyelenggaran kegiatan inovasi desa.

“Kami sengaja mengundang semua pihak untuk merumuskan langkah dan mencari solusi permasalahan yang berkenaan dengan inovasi desa,” terangnya.

Lebih spesifik lagi, kata Ramli, kegitan tersebut untuk mendorong penggunaan DD/ADD untuk lebih tepat sasaran.

Melalui kegiatan ini, masing-masing desa harus memiliki potensi lokal yang menjadi ciri khas desa. Baik berupa produk atau pariwisata. (MR/MH)