DLH Sumenep Imbau Masyarakat Jaga Kebersihan Lingkungan

DLH Sumenep taman bangkal
Salah satu pegawai DLH Sumenep (tengah) menyampaikan sosialisasi terkait pengelolaan sampah pada acara hiburan Pangkreas di Taman Bangkal, Sumenep, Sabtu (20/4). (Foto: Arif/MID)

maduraindepth.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep berhasil menyulap Taman Bangkal menjadi layak sebagai tempat hiburan. Sebelumnya, taman yang sudah lama dibangun itu, tidak terawat dan dipenuhi dengan tumpukan sampah.

Kepala DLH Sumenep, Arif Susanto mengungkapkan, telah dipanggil oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo. Pertemuan bersama orang nomor satu di Kota Keris itu, juga menghadirkan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang lain.

Bupati Fauzi menginginkan, agar Taman Bangkal menjadi tempat hiburan. Seperti acara Panggung Kreasi (Pangkreas) hingga berbagai kegiatan Kalender Event Sumenep 2024.

Melalui pelaksanaan hiburan tersebut, diharapkan mampu menarik pengunjung menjadi lebih banyak datang ke lokasi Sentra Pedagang Kaki Lima (PKL) Pasar Bangkal. Sehingga, dapat berdampak positif terhadap geliat pertumbuhan ekonomi masyarakat di lokasi setempat.

Sedangkan, Taman Bangkal yang diproyeksikan sebagai lokasi hiburan, sebelumnya sangat tidak terawat. Sebab, taman itu dipenuhi dengan tumpukan sampah. Maka dari itu, diperlukan kerja keras untuk membersihkan sampah sehingga bisa layak ditempati.

“Sampah di taman ini (Taman Bangkal, Red), dibersihkan mulai hari Rabu-Sabtu (17-20/4). Ada enam kontainer sampah yang kami bersihkan dari taman ini,” ungkap Arif, Sabtu (20/4).

Arif sangat setuju dengan konsep Taman Bangkal sebagai tempat pelaksanaan hiburan. Karena menurutnya, hal itu menjadi salah satu strategi agar masyarakat bisa lebih menjaga kebersihan lingkungan.

Baca juga:  Kisah Klub Sepak Bola Amputasi Madura: Tak Dilirik Pemerintah dan Swasta, Raih Prestasi Piala Menpora 2023

“Sudah kami siapkan tempat sampah. Kalau Taman Bangkal menjadi tempat hiburan, maka kebersihannya harus dijaga,” tegasnya.

Kata dia, semua sampah harus dibuang pada tempatnya. Yaitu sesuai jenisnya masing-masing. Selain itu, lanjut Arif, jika terdapat tumpukan sampah, maka masyarakat bisa segera melapor kepada DLH Sumenep.

“Kalau ada laporan dari masyarakat, langsung kami tindak lanjuti untuk dibersihkan,” pungkasnya.

Pada acara Pangkreas di Taman Bangkal yang berlangsung Sabtu (20/4), DLH Sumenep telah menyampaikan sosialisasi secara langsung kepada masyarakat. Yaitu mengenai dampak fatal dari sampah yang tidak dikelola dengan baik. Untuk itu, sangat penting menjaga kebersihan lingkungan agar tidak tercemar. (bus/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner auto