Dispendukcapil Sampang Luncurkan Karpet Merah dan Balada Cinta

Dispendukcapil Karpet Merah dan Balada Cinta
Plt Kepala Dispendukcapil Sampang Edi Subinto saat memperlihatkan data di dashboard kependudukan Sampang. (FOTO: Alimuddin/MI)

maduraindepth.com – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Sampang, Jawa Timur, meluncurkan dua inovasi baru di tahun 2021. Yakni program Karpet Merah dan Balada Cinta. Dua program ini sebagai upaya untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat.

Warga yang berusia 17 tahun dimudahkan untuk perekaman KTP elektronik (e-KTP). Kemudian bayi baru lahir akan mendapatkan Kartu Identitas Anak (KIA). Mereka tidak perlu datang ke kantor Dispendukcapil Sampang. Sebaliknya, petugas Dispendukcapil yang akan mendatangi mereka ke rumah masing-masing.


Hal itu disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispendukcapil Sampang Edi Subinto. Dia mengatakan salah satu program inovasi Karpet Merah merupakan akronim dari Kartu Tanda Penduduk 17 Tahun Menerima di Rumah dan Sekolah.

“Kami sudah melakukan kerjasama dengan pihak sekolah untuk proses pembuatan KTP bagi pemula, untuk sementara kita lakukan door to door dulu dari rumah ke rumah, juga menghindari kerumunan di masa Pandemi Covid-19,” ujarnya, Senin (15/3).

Inovasi Karpet Merah

Sementara itu, menurutnya untuk inovasi Karpet Merah, bagi pemula yang telah memproses pembuatan e-KTP akan mendapat piagam dari Bupati Sampang. Yakni berupa ucapan selamat atas usia 17 tahunnya yang telah memperoleh e-KTP.

“Iya, nanti akan diberikan penghargaan untuk warga yang sudah mendapatkan e-KTP di usia 17 tahun,” ungkapnya.

Baca juga:  Satu Nelayan Sumenep yang Tenggelam Ditemukan, Begini Kondisinya

Untuk mensukseskan inovasi Karpet Merah tersebut, pihaknya sudah melakukan komunikasi dan mengirim surat secara tertulis kepada Dinas Pendidikan (Disdik) untuk diberitahukan pada semua lembaga pendidikan di Kabupaten Sampang.

“Mulai tingkat SMP dan SMK. Tak hanya itu kami juga mengirimkan surat ke kantor Kementrian Agama Sampang untuk pendidikan Madrasah Aliyah, ” jelas Edi.

Inovasi Balada Cinta

Sedangkan untuk inovasi Balada Cinta merupakan akronim dari Bayi Lahir Langsung Dapat Cetak Akta dan KIA. Dalam pelaksanaannya, Dispendukcapil bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Puskesmas yang ada di Kabupaten Sampang.

“Seluruh Puskesmas, jika ada bayi baru lahir, kita layani pembuatan akta kelahiran dan kartu identitas anak (KIA). Program ini sudah dilakukan di Puskesmas, Banyuanyar, Jranguan dan Tanjung,” tambahnya.

Edi berharap kedepannya dua inovasi tersebut akan dikembangkan ke seluruh lembaga terkait yang ada di Kabupaten Sampang. “Sebagai langkah besar untuk meningkatkan pelayanan publik yang lebih baik dan efektif,” pungkasnya. (Alim/MH)