Bupati Sampang Launching Gerakan 10.000 Kartu Identitas Anak

Ketua TP PKK Kabupaten Sampang, Hj Mimin Slamet Junaidi menandatangani MoU Gerakan 10.000 KIA disaksikan Bupati dan Wakil Bupati Sampang, Kamis 5 September 2019. (Foto Humas Pemkab for MI)

maduraindepth.com – Bupati Sampang H Slamet Junaidi membuka acara Launching Gerakan 10.000 Kartu Indentitas Anak (KIA). Kegiatan ini digelar di Pendopo Trunojoyo Kabupaten Sampang, Madura, Kamis (5/9/2019).

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa H Idi tersebut sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) bekerja sama dengan Lakpesdam PCNU Sampang, DPD KNPI Sampang dan organisasi kepemudaan yang tergabung dalam Relawan Sadar KIA.


Gerakan 10.000 KIA ucap dia, adalah gerakan nyata dari anak-anak muda Sampang yang selalu ingin melakukan perubahan dan pembenahan, khususnya di bidang layanan administrasi kependudukan.

“Inilah pemuda-pemuda Sampang yang ingin bergerak dalam perubahan pembangunan. Kami harap ke depan, para pemuda mau eksis membantu gerakan kami (pemerintah) dalam mewujudkan Sampang yang hebat dan bermartabat,” ucapnya.

Ditambahkannya, launching gerakan 10.000 KIA menjadi langkah awal dan pemantik gerakan-gerakan pemenuhan hak konstitusional anak. “Ini kan baru launching 10.000 KIA. Karena masih banyak puluhan ribu anak-anak kita yang belum memiliki KIA,” kata dia.

Pihaknya berharap, ke depan banyak pemuda yang ikut terlibat dalam gerakan tersebut. Tak terkecuali beberapa komunitas yang belum tergabung di relawan sadar KIA. Lanjut dia, jika ingin membantu gerakan tersebut agar berkoordinasi dengan Dispendukcapil.

“Saya fokuskan bahwa di tahun 2020 sebanyak 27 ribu KIA ini sudah selesai,” tegasnya.

Baca juga:  Dampak Sidak Bupati, 4 Pegawai Puskesmas Kedungdung Dimutasi

Sementara itu, ketua Tanfidziyah PCNU Sampang, KH Itqon Bushiri berharap dengan adanya Kartu Indentitas Anak (KIA) dapat menempatkan anak sebagai generasi terbaik penerus bangsa dan menjadi anak yang hebat dan bermartabat.

Sebab lanjut dia, dengan memiliki KIA, anak dapat mengetahui identitas diri dan keluarganya, sehingga anak menjadi bangga karena mempunyai identitas diri termasuk juga identitas keagamaannya.

“Barang siapa yang mengenal dirinya, maka dia akan mengenal Tuhannya,” ucapnya, mengutip sebuah pribahasa Arab.

Launching Gerakan 10.000 Kartu Identitas Anak ini dihadiri oleh Wakil Bupati H Abdullah Hidayat, Ketua TP PKK Hj Mimin Slamet Junaidi, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Kankemenag, Forkopimda, dan ratusan Bunda PAUD dan pimpinan Taman Kanak-kanak se Kabupaten Sampang.

Di sesi terakhir, dilakukan penandatanganan MoU gerakan 10.000 kartu identitas anak (KIA) oleh Bupati, Wakil Bupati, Ketua TP PKK dan stakeholder terkait lainnya. (AW)