Bupati Pamekasan Naik Motor Bawa Rantang, Ternyata Ingin Nyuapin Lansia Sebatangkara

Bupati Pamekasan
Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menyambangi lansia di Kelurahan Barurambat Kecamatan/Kota Pamekasan, Selasa (15/6). (Foto: Istimewa)

maduraindepth.com – Warga Kelurahan Barurambat, Kecamatan/Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur dikejutkan dengan kedatangan Bupati Pamekasan Baddrut Tamam ke rumah-rumah para lanjut usia (lansia) di daerah tersebut, Selasa (15/6/2021).

Bupati Pamekasan itu menaiki sepeda motor dari rumah dinasnya sembari membawa rantang. Ternyata, rantang tersebut berisi nasi untuk diberikan kepada lansia yang hidup sebatangkara.


Bahkan, orang nomor satu di Bumi Gerbang Salam itu menyuapi orang-orang sepuh seraya mendoakan mereka senantiasa diberikan kesehatan oleh Allah SWT.

“Saya merasa seperti ibu sendiri. Nyuapin orang sepuh itu bukan hanya sekarang. Terutama kepada umi saya di rumah,” ucapnya kepada awak media.

Tiba di Kelurahan Barurambat, Bupati pertama kali mendatangi rumah Mainah (71) warga RT 05 RW 05 dan rumah Bu Ruk (65) RT 01 RW 01. Kepala daerah yang akrab disapa Mas Tamam itu mendapat sambutan hangat dari masyarakat sekitar. Sebab, dia menjadi bupati pertama di Pamekasan yang datang ke rumah-rumah lansia tersebut.

“Mimpi apa tadi malam kamu Bu Ruk kok sampe disuapin bupati, terimakasih pak bupati,” teriak salah satu perempuan paruh baya di lokasi.

Baca juga:

Bakal Jadi Tempat Isolasi, Kampus UTM Bisa Menampung 336 Pasien Covid-19

Mas Tamam menyampaikan, pihaknya merancang program memberi jatah makan dua kali sehari kepada para lansia tersebut. Hal itu dicanangkan setelah mendapat informasi dari masyarakat tentang banyaknya lansia yang tidak mendapat perhatian dari pemerintah daerah.

Baca juga:  Terobosan Baru, BPRS Bhakti Sumekar Launching Tabungan Gaul iB

Oleh karena itu, Pemkab Pamekasan melalui Dinas Sosial mengeluarkan kebijakan program memberi makan lansia setelah sebelumnya melalui verifikasi dan validasi data yang cukup panjang. Tujuannya, agar bantuan yang diberikan tepat sasaran sesuai dengan kategori sesuai peraturan bupati.

Yakni lansia hidup sebatangkara, lansia hidup bersama disabilitas tidak produktif dan lansia yang hidup bersama anak tidak produktif untuk mendapat makanan tambahan yang sehat.

“Nanti akan ada petugas datang ke Bu Ruk ini. Pagi dan sore pakai rantang isi nasi, ikan dan sayur. Harapan kita juga nanti Bu Ruk mendapat kesehatan dari Allah, panjang umur dan program ini bisa terus berkelanjutan,” harapnya.

Bupati yang masuk dalam bursa tokoh layak memimpin Jawa Timur tersebut meminta para pengantar nasi yang bertugas mengantarkan makan dua kali sehari kepada para lansia ikhlas. Layaknya merawat ibu sendiri agar mendapat pahala berlipat dari Allah SWT.

“Ini program luar biasa, makanya saya minta keikhlasan, kesabaran dalam memberikan pelayanan kepada seluruh lansia sebatangkara ini berjalan berpondasikan keikhlasan serta kerja profesional,” tandasnya.

Baca juga:

GMNI Pamekasan Minta Transparansi Pengalokasian DBHCHT 2021 Senilai Rp 64 Miliar

Orang nomor satu di Pamekasan ini melanjutkan, bekerja mengantarkan tambahan makanan sehat dan bergizi dua kali sehari harus dilandasi semangat perjuangan dan pengabdian.