Baddrut Tamam Bangun Pamekasan dengan Kearifan Lokal

Bupati Pamekasan Baddrut Tama. (Foto: RUK/MI)

maduraindepth.com – Meskipun sedang dilanda bencana Covid-19, pemerintah Kabupaten Pamekasan, Madura berkomitmen menjalankan pembangunan daerah-daerah dengan asas local wisdom atau kearifan lokal.

Hal itu, kata Bupati Pamekasan Baddrut Tamam dibutuhkan kreativitas dan sistem kerja yang inovatif sehingga pembangunan di kabupaten Pamekasan, Madura berjalan maksimal.


“Kearifan lokal ini bagian dari alat kesejahteraan masyarakat Madura. Meliputi Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep,” kata Baddrut, Rabu (17/6).

Menurutnya, dalam upaya memaksimalkan membangun daerah-daerah yang berada di Kabupaten Pamekasan, pihaknya telah melakukan terobosan yakni dengan merealisasikan mobil sehat secara gratis meski di tengah pandemi Covid-19.

“Kemudian supaya orang-orang yang sakit dapat dengan mudah menghubungi nomor yang telah disediakan,” tutur Baddrut.

Namun dalam pendistribusian mobil sehat untuk saat ini masih memprioritaskan daerah-daerah yang jauh dari jangkauan rumah sakit, seperti di Batu Mamar dan daerah Pantura lainya.

“Dalam waktu dekat semua desa akan bisa menikmati program itu, kami masih terus berupaya,” tegas Bupati Pamekasan.

Sementara, dalam bidang pembangunan Bupati Pamekasan telah meraih berbagai pengharagaan. Untuk tahun 2020, Bupati mendapat penghargaan dalam bidang pengawasan dan pembangunan, lantaran telah menyelenggarakan SPIP Level di kabupaten tersebut.

Penghargaan lainnya dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). Sebab, Bupati telah berhasil meningkatkan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) kabupaten Pamekasan ke predikat B. (Adv)

Baca juga:  Bupati Pamekasan Lantik 37 Pejabat Ditengah Pandemi Covid-19

(RUK/AW)