281 PNS Terima SK, Bupati Sampang: Niatkan Ibadah

PNS sampang
Para PNS yang diambil sumpah dan janji oleh Bupati Slamet Junaidi di Pendopo Trunojoyo, Sampang, Jumat (7/1). (FOTO: Prokopim Pemkab Sampang for MI)

maduraindepth.com – Sebanyak 281 pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Sampang diambil sumpah dan janji oleh Bupati Slamet Junaidi pada Jumat (7/1) kemarin di Pendopo Trunojoyo. Mereka yang mendapat SK tersebut merupakan para CPNS yang lolos dalam perekrutan formasi 2019.

“281 PNS mendapat petikan keputusan bupati tentang pengangkatan PNS formasi tahun 2019, selain itu ada 2 purna IPDN dari angkatan 26 dan 27 yang penempatannya di Sampang juga diambil sumpah,” ungkap Kepala BKPSDM Sampang Arif Lukman Hidayat.


Bupati Slamet Junaidi mengucapkan selamat dan sukses kepada 281 CPNS yang telah menerima SK pengangkatan sebagai PNS di lingkungan Pemkab Sampang dan PNS Purna Praja IPDN yang resmi dilantik dan diambil sumpah pada kesempatan yang sama.

“Momen ini menjadi tonggak komitmen aparatur pemerintah yang berdedikasi dan berintegritas, menjadi suntikan motivasi menjaga marwah IPDN sebagai almamater dan alumni yang membanggakan,” ujar H. Idi.

Dijelaskan H. Idi, para PNS yang baru telah sepakat menandatangani perjanjian untuk mengabdi selama 10 tahun di Kabupaten Sampang.

“Profesi PNS menjadi pilihan banyak orang sehingga persaingan masuk CPNS cukup sulit, ” tegas Bupati yang akrab disapa H. Idi itu.

H. Idi berpesan kepada PNS yang telah menerima SK harus bekerja dengan baik, profesional dan tanggungjawab selama mengemban tugas sebagai pelayan publik.

Baca juga:  Puskesmas Kedungdung Lakukan Kampanye dan Layanan Vaksinasi Covid-19 di Pondok Pesantren

“Sesuai amanat UU Nomor 5 Tahun 2014, PNS memiliki peran sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik dan perekat serta pemersatu bangsa, harus ditanamkan tiga peran itu,” tegasnya.

Orang nomor satu di Kota Bahari itu berharap ASN yang dilantik dan pengambilan sumpah jabatan, mampu mengedepankan profesionalitas dan berorientasi pada pelayanan publik serta memperhatikan aspek pengetahuan, ketrampilan dan attitude.

“Posisikan diri sebagai pelayan masyarakat, niatkan ibadah dan lakukan yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Sampang,” pungkasnya. (Alim/MH)