Terlibat Perkelahian, Dua Remaja Sumenep Luka Parah

0
241
Sebilah celurit yang digunakan pelaku melukai korban. (Foto: Humas Polres Sumenep for MI)

maduraindepth.com – Dua remaja warga Dusun Podak, Desa Kacongan, dan warga Jalan KH. Mansyur, Desa Pabian, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, alami luka parah saat duel gunakan celurit.

Mereka adalah Sigit Prasetiyo, warga Desa Kacongan, dan Shoumy Rhomadany, warga Desa Pabian. Keduanya saat ini masih dalam perawatan tim medis. Diketahui, Sigit Prasetiyo mengalami robek di bagian pipi kanan, sedangkan Shoumy Rhomadany mengalami luka memar dibagian leher dan punggung.

Sampai saat ini, Kepolisian Resort (Polres) Sumenep masih mendalami pertikaian yang terjadi pada kedua remaja tersebut. Kejadian tragis tersebut terjadi pada Minggu (8/12/2019) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, di taman bunga pasar Bangkal, Desa Bangkal Sumenep.

Kedua korban dianiaya oleh Eko Dian Purwanto, dengan adiknya sendiri yang bernama Dwi Drian Purnomo, warga Dusun Patebbuen, Desa Karangbudi, Kecamatan Gapura, Kabupaten setempat.

Kejadian itu diketahui oleh seorang Pegawai Negri Sipil (PNS) atas nama Multian Dwi Putro, warga Dusun Podak, Desa Kacongan, yang langsung melapor ke Mapolres setempat.

“Selanjutnya anggota Satreskrim melakukan penyelidikan keberadaan pelaku, Setelah mengetahui keberadaan pelaku, selanjutnya anggota Resmob satreskrim melakukan penangkapan terhadap pelaku dan melakukan interogasi,” jelas Kassubag Humas Polres Sumenep, AKP. Widiarti, Senin (9/12).

Usai dilakukan interogasi, para pelaku mengakui bahwa, bersama adiknya telah melakukan penganiayaan terhadap korban dengan menggunakan senjata tajam jenis clurit, sehingga megakibatkan luka berat. “Untuk motif pelaku penganiyaan tersebut masih dalam peyelidikan,” sambung dia.

Dari kejadian itu, polisi berhasil mengamankan Barang Bukti (BB), berupa satu buah celurit. (MR/AJ)