Tampojung Pregi Disulap Jadi Desa Literasi dan Ramah Anak

0
128
Steakholder Pemerintah Desa Tampojung Pregi foto bersama usai acara pelantikan. (Maduraindepth/foto)

maduraindepth.com – Desa Tampojung Pregi, Kecamatan Waru, satu di antara desa di Pamekasan yang bersemangat tinggi memajukan desa. Program pembangunan yang dikonsep menjadikan masyarakat semakin berwawasan. Dari itu pemerintah desa setempat mendirikan perpustakaan desa.

Kepala perpusdes M. Abrori mengatakan, hadirnya perpusdes tersebut sebagai wadah intelektual masyarakat. Diyakini ke depan, desa Tampojung Pregi bakal jadi desa literasi dan ramah anak.

“Saya minta semua elemen masyarakat turut mendukung langkah-langkah perpudes Bina Bangsa ini,” kata Abrori dalam sambutannya pasca dilantik di Balai Desa Tampojung Pregi, Minggu (26/5).

Menurutnya, perpustakaan tersebut bukan miliknya. Akan tetapi milik masyarakat desa. Karenanya dia mengajak semua komponen agar mendukung langkah-langkah taktis program dari pemerintah.

“Selain kursus bahasa inggris dan matematika saya menginginkan adanya bimbingan belajar pasca bulan ramadhan,” ucapnya menjelaskan.

Sementara Pendamping Lokal Desa di Tampojung Pregi Taufik merasa kurang leluasa jika desa pengawasannya tidak dihadirkan program inovatif. Salah satunya dengan mendirikan perpustakaan.

“Kami mengajak mahasiswa di sini untuk mengabdi dengan mendirikan perpustakaan. Supaya masyarakat bisa ikut merasakan hadirnya perpustakaan,” kata Mantan Direktur Lapmi Pamekasan itu.

Taufik menjelaskan, sebuah desa bila ingin disulap menjadi desa literasi dan ramah anak, pemerintah setempat dan tokoh masyarakat harus menjadi bagian di dalamnya. Dengan dorongan mereka, pembangunan desa akan cepat berkembang.

“Selama ini yang sering berkunjung hanya anak-anak. Tentunya harapan kami pada pemerintah agar memberikan ruang dan fasilitas yang memadai,” pinta Taufik.

Pj Kepala Desa Tampojung Pregi Syukkur  merespon baik dihadirkannya perpustakaan tersebut. Sebab dengan berdirinya perpus dinilai akan menambah wawasan pengetahuan masyarakat.

“Khususnya bagi kelompok anak-anak dengan harapan masyarakat ikut antusias atas keberadaan perpusdes,” kata Syukkur.

Hal senada disampaikan Camat Waru M. Jasin. Dia mengapresiasi dengan adanya perpustakaan tersebut. Sebab keberadaan perpusdes akan menumbuhkankembangkan minat baca masyarakat. “Desa harus mempunyai tema demi mendukung Pamekasan Hebat,” tegasnya. (NR/MI)