Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Pakong Pamekasan Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan

Warga Pakong Pamekasan tutup akses jalan Somalang-Banban dengan menanam pisang di tengah jalan, Rabu (10/6). (Ruk/MI)

maduraindepth.com- Warga Pakong, kabupaten Pamekasan, Madura, kompak menutup akses jalan perbatasan somalang-Banban. Aksi itu dilakukan sebagai kritik atas kerusakan jalan yang tidak kunjung diperbaiki oleh pemerintah.

Aksi penutup jalan itu dilakukan dengan cara menanam pohon pisang di ruas jalan Somalang-Banban, kecamatan Pakong dan menempelkan poster bertuliskan, “Mohon maaf jalan ditutup, “ini jalan bukan sawah,”.


Basayin (32) warga Somalang mengatakan, aksi penutupan jalan itu dilakukan sebab kerusakan jalan yang sudah parah dan tidak ada sudah lama tidak ada perbaikan dari pemerintah

“Jalan kami sudah lama hancur, sementara pengendara sering banyak yang jatuh ditempat ini. Kalau terus dibiarkan, bakal tambah rusak jalan ini,” katanya, Rabu (10/6).

Menurutnya penutup jalan akan terus berlanjut sampai ada perbaikan, “Kalau tidak cepat diperbaiki jalan akan tetap ditutup” tegasnya.

Selain itu, dia juga menyampaikan perbaikan jalan telah dilakukan Pada 11 tahun yang lalu, itu pun dilakukan oleh masyarakat setempat.

“Sudah 11 tahun jalan dibiarkan rusak, warga pernah swadaya menembel jalan pakai sertu,” tutup Basayin. (Ruk/AW)