Siapkan Pelajar Tanggap Bencana, Dinsos Sampang Gencarkan Tagana Masuk Sekolah

Kabid Linjasmas Dinsos Sampang, Erwin Elmi Syahrial memberikan materi mitigasi bencana kepada pelajar SMA, Kamis (23/9). (Foto : Dinsos for MI)

maduraindepth.com – Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Sampang memberikan edukasi tentang kesiapsiagaan bencana kepada pelajar tingkat SMA. Program Tagana Masuk Sekolah (TMS) ini diikuti oleh 40 pelajar, perwakilan dari tiga sekolah menengah atas (SMA) di Kecamatan Sampang Kota.

Bertempat di SMA Negeri 1 Sampang, acara dibuka oleh Erwin Elmi Syahrial, Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos), mewakili Plt. Kepala Dinsos Sampang, Fadeli yang tidak bisa hadir lantaran ada agenda lain.


Fadeli, Plt Kepala Dinsos Sampang melalui Kabid Linjamsos, Erwin Elmi Syahrial mengatakan bahwa dasar kegiatan Tagana Masuk Sekolah (TMS) mengacu pada SE bersama menteri pendidikan dan kebudayaan nomor 4 tahun 2019 dan menteri sosial nomor 1 tahun 2019.

“Program ini menjadi gerakan nasional untuk menyiapkan dan meningkatkan kesadaran terhadap ancaman bencana untuk usia dini,” ucapnya kepada maduraindepth.com, Kamis (23/9).

Tagana Masuk Sekolah menargetkan pelajar mempunyai pengetahuan tentang bencana, potensi dan upaya pengurangan risiko bencana pada tingkatan yang paling sederhana. Dengan begitu mereka mampu menyelamatkan diri sendiri dan evakuasi sederhana bila terjadi bencana.

“Kami mewakili kepala Dinas Sosial supaya masyarakat khusunya pelajar di Kabupaten Sampang harus sadar dan siap siaga dalam menghadapi bencana sejak dini,” tegasnya.

Baca juga:  Ruang Inap Puskemas Pulau Mandangin Kembali Dibuka

Erwin mengatakan, tujuan dari TMS itu sebagai upaya memperkenalkan jenis bencana kepada anak usia sekolah agar sigap dan tanggap terhadap kemungkinan adanya bencana di sekitar lingkungannya.

“Harus diberi edukasi secara masif, supaya mereka paham cara menghadapi bencana,” ucap Erwin.

Sementara, Kasi PSKBA Dinsos Sampang, Ali Imron menyampaikan, kegiatan TMS akan terus dilaksanakan di lingkup lembaga pendidikan se-Kabupaten Sampang dengan tujuan yang sama, yaitu mitigasi siswa dalam menghadapi bencana.

“Tanggal 29 September 2021 nanti kembali akan digelar TMS yang kemungkinan berlokasi di SMPN 1 dengan melibatkan SMPN 1 sampai SMPN 6,” ucap Ali Imron.

Dalam kegiatan TMS kali ini pihaknya tak hanya melibatkan pelajar saja, akan tetapi melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang, Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) dan Tagana sendiri sebagai pemateri.

“Ada beberapa materi yang menjadi pokok pembahasan kali ini, meliputi strategi dan upaya mengurangi dampak bencana di Kabupaten Sampang, pengenalan bencana dan potensinya, kesiapsiagaan dan mitigasi bencana,” jelasnya.

Ia pun berharap para pelajar dapat mengimplementasikan pemahaman bencana kepada teman dan masyarakat yang ada di lingkungannya soal potensi bencana.

“Terus dilakukan edukasi. Dengan harapan para pelajar di Sampang memahami potensi terjadinya bencana sejak dini,” harapnya. (Alim/aw)