Santri Al-Amien Laksanakan Program Bimbingan dan Studi Kemasyarakatan, Agus Wedi dan Lukman Isi Materi

maduraindepth.com – Ikatan Keluarga Besar Al-Amien Prenduan (IKBAL) Bakorda Sampang melaksanakan program ‘Bimbingan dan Studi Kemasyarakatan Al-Amien Prenduan’. Pada Rabu hingga Kamis (8-9/5) lalu, sejumlah narasumber non alumni dihadirkan dalam kegiatan tersebut.

Narasumber yang diminta memberikan materi diantaranya seorang advokat, Lukman Hakim dan Ustadz Agus Wedi.

Dalam kesempatan itu, Lukman memberikan motivasi kepada para santri Al-Amien. Ia menyampaikan, setiap orang memiliki perjalanan dan masalah hidup masing-masing. Namun, sambung Lukman, setiap masalah pasti memiliki jalan keluar.

“Belajarlah mengakui diri sendiri dan kita harus bangkit dari kegagalan,” ucap Lukman kepada para santri.

Agus Wedi saat memberi wejangan.

Sementara Ustadz Agus Wedi memberi wejangan. Ia mengatakan, pondok pesantren merupakan tempat paling baik setelah Mekah dan Madinah.

Ustadz Agus mengatakan, aktivitas santri di pesantren seperti aktivitas para Malaikat. Makanya, selagi masih di pesantren, ia meminta para santri untuk mencari barokah guru.

Ia menjelaskan, peran guru bisa dibilang sama persis dengan peran orang tua dan dokter. “Sesungguhnya guru dan dokter jika tidak didengarkan maka tidak ada kemuliaan dari keduanya dan barokah di balik larangan orang tua sangat besar dan indah.” ucapnya.

Ustadz Agus menyampaikan, kesuksesan seseorang bisa diukur dari seberapa besar perjuangannya. “Seberapa besar effort kita,” ujarnya.

Terpisah, ketua IKBAL Bakorda sampang H Imam Ghozali mengucapkan terima kasih kepada pemateri yang telah menyampaikan paparannya di hadapan para santri.

Baca juga:  Ini Pesan Direktur RS Larasati untuk Santri Al-Amien Prenduan

“Saya sangat berterima kasih kepada beliau karena bisa meluangkan waktunya untuk memberikan ilmu dan motivasi kepada para santri ini,” tuturnya. (*/MH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *