Sandiaga Uno: Kampung Melon Napote Perlu Intervensi Semua Pihak

Kampung Melon Napote
Menparekraf Sandiaga Uno bersama Bupati Slamet Junaidi memotong pita di Kampung Melon Napote, Desa Wisata Bira Timur, Kecamatan Sokobanah, Jumat 1 April 2022. (FOTO: Alimuddin/MI)

maduraindepth.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia Sandiaga Salahuddin Uno berkunjung ke Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Jumat (1/4). Kunjungan kerja itu guna mendongkrak ekonomi melalui sektor wisata.

Sandiaga Uno menilai, kemajuan desa wisata bisa membuka lapangan pekerjaan yang sangat dibutuhkan masyarakat. Menurutnya, pada 2021 lalu saat Indonesia dilanda pandemi Covid-19 justru tren pariwisata di desa naik menjadi 30 persen.


“Kami sangat mengapresiasi, selain membuka pekerjaan untuk orang lain juga bisa menambah penghasilan untuk dirinya sendiri seperti Mahfud pengelola Melon ini,” ujar Sandi di Kampung Melon Napote, Kecamatan Sokobanah, Sampang.

Kata Sandi, wisata buah di Kampung Melon Napote perlu intervensi dari semua pihak. Sehingga ekonomi pariwisata desa wisata bisa berkembang dan terus meningkat.

“Setalah melihat Kampung Melon Napote ini, banyak catatan yang kami bawa untuk dibahas selanjutnya untuk membranding Madura sebagai destinasi wisata dan ekonomi kreatif,” ujar mantan Cawapres 2019 silam itu.

Di tempat yang sama, Bupati Slamet Junaidi mendukung berkembangnya agrowisata desa seperti yang ada di Kampung Melon Napote, Desa Wisata Bira Timur itu. Bahkan ia berharap 180 desa bisa berkembang menjadi desa mandiri.

“Dengan menjadi desa wisata, pemerintah daerah berharap dari 180 desa yang ada di Kabupaten Sampang perlu menjadi desa mandiri melalui perputaran ekonomi yang dikelola,” ucapnya.

Baca juga:  Kodim 0828/Sampang Bagikan 36.500 Ton Beras untuk Masyarakat

Menurut H. Idi, kedatangan Sandiaga Uno ke Kabupaten Sampang bisa menjadi peluang untuk mengkonsep kemajuan desa wisata kedepannya. Bahkan ia berinisiatif akan membangun wisata yang akan digunakan pada momen Hari Jadi Sampang.

“Semua kerja keras ini demi menciptakan lapangan pekerjaan dan perputaran ekonomi yang dirasakan masyarakat,” pungkasnya. (Alim/MH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here