Ratusan Massa Desak Polisi Usut Tuntas Tewasnya 6 Anggota FPI

Sampang
Ratusan masa yang terdiri dari ulama dan habaib saat mendatangi Polres Sampang. Rabu, (16/12). (FOTO: RIF/MI)

maduraindepth.com – Ratusan massa yang tergabung dalam Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) Kabupaten Sampang, mendatangi Polres setempat, Rabu (16/12). Mereka mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas atas tewasnya enam laskar Front Pembela Islam (FPI).

Dalam aksinya, para ulama tersebut berkumpul di depan Kantor DPRD Sampang, dan berjalan kaki menuju Polres Sampang dengan iringan Shalawat kepada Baginda Nabi Besar Muhammad SAW.


Setibanya di Polres Sampang, ratusan massa yang terdiri dari ulama dan Habaib tersebut menuntut keadilan agar pihak penegak hukum segera membebaskan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, terkait kasus kerumunan massa saat pandemi COVID -19 di Petamburan, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Salah satu koordinator aksi FUIB Sampang KH. Yahya Hamiduddin mengatakan, kedatangannya untuk menyampaikan aspirasi dan amanah dari para ulama dan habaib yang telah menyatakan sikap beberapa waktu lalu agar Habib Rizieq Shihab segera dibebaskan.

“Kami di sini hanya ingin menyampaikan amanah dan aspirasi dari para tokoh ulama’ dan para habaib di Sampang. Kami menuntut dan meminta keadilan untuk Habib Rizieq Shihab agar segera dibebaskan,” katanya saat melakukan orasi di depan Mapolres Sampang.

Ia juga menyampaikan, pihaknya bersyukur telah mendapat respon positif dari Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz yang telah mempersiapkan FUIB untuk menyampaikan aspirasi.

Baca juga:  Semua Desa di Sampang Wajib Lakukan Vaksinasi Covid-19, Termasuk Penerima BLT DD

“Alhamdulillah Kapolres Sampang telah bersedia mengakomodir dan memfasilitasi apa yang menjadi tuntutan kami. Bahkan beliau (Kapolres Sampang) akan menyampaikan aspirasi kami ke Kapolda Jatim,” tuturnya.

“Kita tunggu saja seperti apa nanti hasilnya,” sambungnya.

Sementara itu Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz menyampaikan, pihaknya akan segera menyampaikan apa yang telah menjadi aspirasi dari pada para ulama dan habaib di Kabupaten Sampang ke Kapolda Jatim.

“Apa yang telah menjadi aspirasi akan tetap kita terima, karena itu memang kebebasan menyampaikan aspirasi. Secepatnya akan kami sampaikan kepada pimpinan,” janjinya.

Kapolres baru tersebut menghimbau, agar masyarakat tetap menjaga kondusifitas demi kebaikan dan keamanan bersama. “Supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” pesannya. (RIF/MH)