Protes Lokasi TPS, Pendukung Cakades Ketapang Timur Kepung Kantor P2KD

0
58
Pendukung cakades nomor 2 Mat Taryo mendatangi kantor P2KD Ketapang Timur, Kecamatan Ketapang, Sampang, Senin 18 November 2019. (Foto: Istimewa)

maduraindepth.com – Ratusan warga pendukung calon Kepala Desa Ketapang Timur nomor urut 2, Mat Taryo, mengepung kantor Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) setempat. Massa memprotes kajian lokasi atau tempat pemungutan suara yang dilakukan panitia dan tim delapan di luar delapan titik yang sebelumnya diajukan.

Mohammad Tamam, Tim sukses Cakades Mat Taryo mengatakan, P2KD sudah mengajukan delapan titik lokasi tempat pemungutan suara (TPS) kepada tim delapan. Tim delapan kemudian melakukan survei lokasi, anehnya lokasi yang dikaji dan direncanakan sebagai TPS di luar lokasi yang diajukan sebelumnya.

Lokasi yang dipilih untuk dijadikan TPS itu ucap Tamam berada di Dusun Kayu Abu Daya. Pihaknya curiga pihak panitia dan tim delapan tidak netral dan berpihak kepada calon lain.

“Lokasi yang dikaji sebagai TPS itu melangkahi wilayah kami (calon nomor urut 2) dan terkesan menguntungkan bagi calon nomor urut 1,” ucap Tamam, Senin (18/11/2019).

Dia mengaku keberatan dan meminta agar P2KD dan tim delapan membatalkan lokasi TPS tersebut. Sebab, penetapan itu mengandung unsur keberpihakan panitia kepada salah satu calon.

“TPS harus berlokasi di tengah-tengah wilayah masing-masing calon. Itu demi keamanan dan kenyamanan pelaksanaan Pilkades di desa Ketapang Timur,” ucapnya.

Tamam meminta agar P2KD segera mengirimkan surat kepada tim delapan terkait dengan penetapan TPS. Badan Permusyawaratan Desa (BPD) juga harus memecat P2KD yang tidak netral.

“Kalau tetap dipaksakan, kami khawatir kemanan dan kondusivitas desa terganggu,” katanya.

Ketua P2KD Ketapang Timur, Agus Riyanto mengatakan akan segera berkoordinasi tim delapan terkait dengan tuntutan warga.

Pilkades di desa Ketapang Timur jelas Agus Riyanto diikuti dua calon kepala desa. “Yakni, calon nomor urut 1 atas nama Muzaki, dan calon nomor urut 2 Mat Taryo,” singkatnya. (*/AW)