Polisi Datangkan Saksi Pembunuhan di Depan Indomaret Arosbaya

Pembunuhan di depan indomaret arosbaya
Saat keluarga korban menghadiri panggilan pihak kepolisian kabupaten Bangkalan saat dimintai keterangan saksi. (FOTO: Suryadi Arfa/MI)

maduraindepth.com – Menjelang dua pekan kasus pembunuhan di depan toko moderen Indomaret di Arosbaya Kabupaten Bangkalan, aparat kepolisian memanggil saksi guna meminta keterangan.

Hingga saat ini pihak kepolisian melalui tim penyidik melakukan pemanggilan terhadap Achmad, Goffar dan Anam. Ketiga saksi tersebut merupakan keponakan korban.


Achmad yang merupakan keponakan korban Sufwat, pria 51 tahun asal Dusun Betambek, Desa Katol Barat, Kecamatan Geger, Bangkalan mempertanyakan terhadap pihak kepolisian. Pasalnya pelaku yang berjumlah tiga orang hingga saat ini hanya dua orang saja yang ditangkap.

Menurutnya, fakta di CCTV tempat pembunuhan depan Indomaret Arosbaya, ada tiga orang pelaku. Satu pelaku sampai kini masih belum ditetapkan tersangka.

“Sudah jelas dalam CCTV ada tiga pelaku pembunuhan. Polisi hanya menangkap dua pelaku. Satu pelaku inisial Haji SH masih belum ditetapkan tersangka. Apalagi DPO, padahal jika satu pelaku tidak ditangkap, konflik di bawah semakin mencekam,” ungkapnya, Selasa (16/3).

Lanjut pria tersebut, pihaknya berharap pihak kepolisian untuk menangkap semua pelaku yang terlibat dalam kasus pembunuhan di Arosbaya, agar masyarakat di bawah merasa tenang.

“Untuk saat ini kita percayakan terhadap pihak kepolisian untuk menangani pelaku itu, semoga secepatnya tertangkap,” tutupnya.

Menanggapi hal itu, Kasat Reskrim Polres Bangkalan AKP Agus Soebarnapraja mengungkapkan dua tersangka yang ditangkap sudah dimintai keterangan. Polisi terus menggali untuk mengungkap motif dan pelaku pembunuhan tersebut. Sayangnya, kedua tersangka memungkiri adanya tersangka ketiga.

Baca juga:  Persesa Sampang Lolos ke Liga 3 Zona Regional Jawa

“Hasil rekaman CCTV yang kita analisa, kita pastikan pelaku lebih dari dua. Saat ini kita pada tahap penyelidikan lebih lanjut pada identitas tersangka ketiga,” ungkap Agus.

Agus mengatakan, pemanggilan pada tiga saksi itu untuk memperlihatkan beberapa pelaku yang ada di dalam video CCTV. Setelah itu, polisi akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

”Jika ada petunjuk tersangka ketiga dari hasil pemeriksaan. Tentu akan kita proses lebih lanjut,” pungkasnya. (SA/MH)