Pemkab Sampang Gratiskan Rapid Test untuk Camaba

Agus Mulyadi, Plt Kepala Dinkes Sampang. (Muh/MI)

maduraindepth.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), mengeluarkan kebijakan untuk menggratiskan pemeriksaan rapid test terhadap calon mahasiswa baru (Camaba) yang akan mengikuti UTBK-SBMPTN. Meski digratiskan, namun sepi peminat.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sampang Agus Mulyadi mengatakan, untuk rapid test calon mahasiswa baru (Camaba) saat ini sudah digratiskan.


Untuk mendapatkan pelayanan gratis, jelas Agus Mulyadi, Camaba harus membawa persyaratan Kartu Tanda Penduduk (KTP) serta bukti pendaftaran Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (UTBK-SBMPTN) tahun 2020.

Adapun pelayanan gratis tersebut Dinkes Sampang membentuk dua tahap. Tahap pertama dari 6-8 juli dan tahap kedua 18-19 juli 2020.

“Rapid test Camaba yang akan mengikuti UTBK-SBMPTN tahun 2020 digratiskan dengan syarat bawa KTP dan bukti pendaftaran UTBK-SBMPTN,” jelasnya, Rabu (8/7).

Menurut Agus, sapaannya, rapid test digratiskan agar calon mahasiswa itu fokus untuk apa yang harus dipelajari. Sebab, mahasiswa yang ingin kuliah untuk pintar dan untuk Kabupaten Sampang nanti.

“Kita fasilitasi, agar mereka fokus, tidak memikirkan hal yang lain,” imbuhnya.

Agus meminta kepada mahasiswa atau masyarakat Sampang untuk ikut andil menginformasikan, karena untuk pelayanan rapid test tahap pertama minim yang test.

“Karena hanya sekitar 15 camaba yang rapid dan hasilnya non reaktif,” tukasnya.

Baca juga:  596 Napi di Pamekasan Diusulkan Dapat Remisi

Terlebih, untuk pelayanan rapid tes ini tidak ada aturan untuk bekerjasama dengan organisasi daerah (orda) yang didalamnya banyak mahasiswa dari berbagai kampus.

“Disini tidak ada turan kerja sama dengan orda, beda dengan yang di surabaya, tapi saya berharap masyarakat juga menginfokan pada yang lain,” tutup Agus. (AW)