Nakes di Puskesmas Kedungdung Sampang Divaksin

Puskesmas Kedungdung
Salah satu nakes di Puskesmas Kedungdung saat disuntik vaksin oleh petugas medis, Jumat (29/1). (FOTO: Arief Tirtana/MI)

maduraindepth.com – Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Kedungdung melaksanakan vaksinasi COVID-19 bagi seluruh tenaga kesehatan (Nakes), Jumat (29/1). Kegiatan ini akan berlangsung hingga Sabtu (30/1) besok.

Kepala Puskesmas Kedungdung Zahruddin menjelaskan, sebelum vaksinasi dilaksanakan di wilayah kerjanya, pihaknya melakukan sosialisasi terlebih dahulu. Dalam sosialisasi tersebut, pihaknya melibatkan Forkopimcam, pemuda desa, dewan kesehatan rakyat (DKR) dan kementerian agama (Kemenag) Sampang.


Zahruddin memastikan semua Nakes di Puskesmas Kedundung menerima penyuntikan vaksin. Kecuali yang memiliki indikasi penyakit penyerta.

Diharapkan, vaksinasi tersebut bisa menjadi contoh yang baik bagi masyarakat di Kabupaten Sampang. Khususnya di wilayah kerjanya, Puskesmas Kedungdung.

“Vaksinasi ini aman, pemberian vaksin kepada nakes kami konsepnya biar tonton oleh Forkopimcam dan masyarakat khususnya para pemuda. Sebagai Kepala Puskesmas kami berperan untuk mensukseskan pelaksanaan vaksinasi ini,” ujarnya.

Lebih lanjut Zahruddin mengatakan, dirinya akan terus memastikan bahwa pelaksanaan vaksinasi di lingkungan Puskemas Kedungdung tetap terlaksana dengan baik. Meskipun dirinya tidak bisa menerima vaksin lantaran sudah terkonfirmasi positif COVID-19 beberapa waktu lalu.

“Jadi saya hanya bisa mengarahkan dan mengawal agar pelaksanaan vaksinasi terlaksana dengan baik, aman, lancar dan tercapai target,” ucapnya.

Pihaknya sengaja mendesain kegiatan pemberian vaksin Puskesmas Kedungdung dengan suasana yang nyaman. Sehingga, kata Zahruddin, dalam pelaksanaan vaksinasi tidak terkesan menakutkan Nakes dan masyarakat.

Baca juga:  14 Personel Satpol PP Pamekasan Reaktif Covid-19

“Meja empat sebagai alur terakhir terdapat tim yang bertugas sebagai pengawasan apabila terjadi sesuatu pada sasaran. Timnya satu dokter dan satu perawat dengan disiapkannya tempat tidur lengkap dengan perlengkapannya,” ujarnya. (RIF/MH)