Marak Begal, Jiwa Mahasiswa UTM Terancam

0
89
Ilustrasi. (Madura Indepth/Muhlis)

maduraindepth.com – Aksi begal di sekitar wilayah kampus Universitas Trunojoyo Madura (UTM) semakin marak. Terutama akses masuk area dari sebelah timur kampus. Pembegal ini diketahui melakukan aksinya dengan menjarah, dan merampas dengan cara memaksa.

Badan Ekskutif Mahasiswa (BEM) UTM Jailani mengatakan, jiwa mahasiswa banyak terancam. Sebab pelaku begal disebut semakin membabibuta setelah polisi tak kunjung membekuk pelaku begal.

Menurut Jailani, ada beberapa titik lumbung pembegalan. Satu di antaranya, tempat yang didominasi di area timur UTM. Di sana kerap kali menjadi sasaran pelaku begal.

“Mahasiswa yang melawati jalan raya timur UTM sering menjadi korban pembegalan,” kata Jailani, Sabtu (29/6).

Di jalan tersebut, kata Jailani, akhir-akhir ini mahasiswa mulai was-was untuk melewatinya. Selain tidak ada pos penjagaan polisi, jalan raya juga jauh dari pemukiman warga. Mahasiswa yang hendak melintas sudah mulai sedikit. Padahal jalan tersebut merupakan akses jalan umum.

Sementara Kapolres Bangkalan AKBP Boby Paludin Tambunan mengklaim pihaknya sudah bersiaga secara aktif di sekitar wilayah kampus UTM. Di area-area rawan, polisi sudah melakukan penjagaan. Termasuk di jalan masuk area timur kampus.

“Peran masyarakat dalam mengungkap tindak kriminal penting untuk dilibatkan. Jika masyarakat sekitar masih apatis dan menyerahkan kepada polisi maka hal itu sulit untuk diungkap,” kata AKBP Boby.

Dia menjelaskan, kasus pembegalan ini mejadi masalah bersama. Namun pihaknya berharap seluruh komponen masyarakat ikut berpartisipasi untuk saling mendukung. Dengan dibantu masyarakat, diyakini pelaku kasus ini akan cepat turungkap secara tuntas. (NR/MI)