Malam Resepsi HUT RI di Desa Bancelok Berlangsung Meriah

Resepsi HUT RI Desa Bancelok
KH Ali Wafa saat memberi tausiyah kebangsaan pada malam resepsi HUT RI ke 75 di Desa Bancelok, Selasa (25/8) malam. (Foto: MH)

maduraindepth.com – Rangkaian peringatan HUT RI ke 75 yang digelar pemerintah desa (Pemdes) Bancelok berlanjut dengan meriahnya malam resepsi, Selasa (25/8) malam. Semua elemen masyarakat mulai dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama dan pemuda hadir dalam acara tersebut.

Tak hanya menggelar resepsi, Pemdes Bancelok juga menggelar haul sesepuh desa dan doa bersama. Sebelum resepsi dimulai, para tokoh bersama warga Desa Bancelok mendoakan sesepuh desa.


Kemudian dilanjutkan dengan tausiyah kebangsaan yang disampaikan oleh KH Ali Wafa. Dan hadirin antusias menyimak tausiyah kebangsaan.

“Pancasila tidak ada satu pun yang bertentangan dengan Islam,” ucap KH Ali Wafa saat memberi tausiyah.

Kades Bancelok Moh. Taufiqurrahman menyampaikan, resepsi yang digelarnya itu bertujuan untuk memperingati HUT RI ke 75. Selain itu, juga untuk mempererat silaturahmi dengan sesama warga Desa Bancelok.

Resepsi HUT RI Desa Bancelok
Penampilan tari yang disuguhkan pada hadirin. (Foto: MH)

Menurut Taufiq, dengan adanya event kemerdekaan tersebut masyarakat bisa bersatu dan bersinergi. “Ini ada sinyal positif, bahwa mereka mau membangun desanya,” ujar Taufiq saat ditemui di sela-sela acara.

Taufiq menjelaskan, sebelum malam resepsi peringatan HUT RI ke 75 ini digelar, pihaknya juga menggelar aneka lomba selama dua pekan. Yakni sejak tanggal 13 sampai 25 Agustus 2020.

“Ini adalah momen yang penting untuk dijadikan nilai-nilai kebersamaan, kebersatuan. Dan ini adalah modal dasar untuk membangun desa,” ucap Taufiq.

Baca juga:  Gelombang Pasang Air Laut Masuk SMKN 3 Sampang
Resepsi HUT RI Desa Bancelok
Tumpeng kemerdekaan yang dibuat oleh warga Desa Bancelok dilombakan pada malam resepsi HUT RI ke 75. (Foto: MH)

Dia berharap, kedepan putra Bancelok bisa membangun desa secara bersama-sama. “Sekarang kita membangun desa ini dengan kebersamaan, karena dengan kebersamaan apa pun bisa kita raih,” pungkasnya.

Untuk diketahui, pada mal