Khawatir Diselewengkan, DAK Rp 21,4 Miliar di Sampang Minta Diawasi

Kasi Sarana Prasana Disdik Sampang Akh. Rojiun.

maduraindepth.com – Dana alokasi khusus (DAK) yang digelontorkan untuk sekolah dasar (SD) tahun 2019 di Kota Bahari sebesar Rp 21,4 miliar. Pagu anggaran tersebut diberikan kepada puluhan sekolah.

Pemkab Sampang melalui Dinas Pendidikan tak ingin program tersebut berjalan secara percuma. Pemerintah terbuka kepada semua masyarakat, baik pegiat LSM, wartawan, dan ormas lain, untuk mengawasi anggaran tersebut.

Kasi Sarana Prasana Disdik Sampang Akh. Rojiun menyampaikan, DAK SD di tahun 2019 melambung tinggi. Itu sepadan dengan banyaknya lembaga sekolah yang mengajukan. Secara pengawasan, pemerintah tidak bisa mengawasi secara maksimal tanpa dibantu masyarakat.

“Silakan awasi. Siapa pun berhak mengawasi. Bantu kami. Kalau ditemukan ada yang diselewengkan, bisa dilaporkan,” kata Akh. Rojiun ditemui Maduraindepth, Rabu (29/5).

Menurut dia, pelibatan masyarakat dalam mengawasi DAK bisa dilakukan semua pihak. Tanpa terkecuali LSM dan wartawan. Jika meragukan dari sisi pengerjaan, pemkab akan terbuka menerima saran dan masukan.

Penerima DAK tersebut, kata Rojiun, berjumlah 88 lembaga dengan lima jenis kegiatan. Masing-masing meliputi, rehabilitasi gedung di 59 lembaga, rehap ruang perpustakaan dua lembaga, anatara lain di SDN Malakah I Jrengik, dan SDN I Torjun.

Kemudian, rehap toilet 11 lembaga, pembangunan ruang kelas 15 lembaga, pembangunan toilet delapab lembaga, dan pembangunan rumah dinas guru, dua lembaga.

Baca juga:  Pemdes Mandangin Dukung Percepatan Penurunan dan Pencegahan Stunting di Desa

Rojiun menyampaikan, DAK tersebut masih belum digelar. Namun info ini didapat langsung dari pemerintah pusat. Pelaksanaannya diperkirakan antara Bulan September dan Oktober. (NR/MR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner auto