maduraindepth.com – Memperingati hari jadi yang ke-3(tiga), Komunitas Edukatif, Responsif, dan Inovasi Sumenep (KERIS) menggelar aksi sosial bertajuk “Berbagi dan Berbuka”. Kegiatan yang dipusatkan di Kedai KW, Jalan Dr. Sucipto, Sumenep ini menjadi momentum refleksi bagi komunitas guru tersebut untuk terus berkontribusi bagi dunia pendidikan di Ujung Timur Pulau Madura, Selasa (03/03/2026).
Rangkaian acara dimulai dengan pembagian paket sembako kepada masyarakat di seputaran Kota Sumenep. Setelah aksi sosial, acara dilanjutkan dengan sesi edukatif berupa game edukasi dan pembagian doorprize yang melibatkan para anggota dan tamu undangan.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Mohamad Iksan. Dalam sambutannya, Iksan mengapresiasi eksistensi KERIS selama tiga tahun terakhir. Ia menekankan bahwa tantangan pendidikan ke depan tidak bisa dihadapi sendirian, melainkan butuh sinergi yang kuat.
“Kolaborasi adalah kunci. Kami sangat menekankan pentingnya sinergitas antara komunitas praktisi seperti KERIS dengan pemerintah dalam upaya bersama memajukan mutu pendidikan di Kabupaten Sumenep,” ujar Mohamad Iksan di hadapan para pengurus dan anggota KERIS.
Senada dengan hal itu, Ketua KERIS Sumenep, Subaidi, menegaskan komitmen komunitasnya untuk tetap tegak lurus pada tiga prinsip utama mereka: Edukatif, Responsif, dan Inovatif. Menurutnya, KERIS hadir untuk menjadi wadah bagi para guru agar saling menguatkan di lingkungan kerja masing-masing.
“Harapan kami di usia ketiga ini, KERIS tetap konsisten memberi edukasi kepada rekan-rekan guru, selalu responsif terhadap dinamika perkembangan zaman, serta terus melahirkan inovasi untuk kemajuan pendidikan, khususnya di Sumenep,” tegas Subaidi.
Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat teras di lingkungan Disdik Sumenep, perwakilan direksi BPRS Bhakti Sumekar, serta Direktur Pustaka Merdeka Madura.
Kegiatan Anniversary ke-3(tiga) ini terselenggara berkat dukungan berbagai pihak, di antaranya PT BPRS Bhakti Sumekar, Spectra Computer & Gadget, Pustaka Merdeka Madura, dan Madura Indepth sebagai mitra media.(Arif Coolbreak/MID)








