banner auto

Kantor Panwascam Masalembu Digeruduk dan disegel oleh Massa

kantor panwascam masalembu disegel
warga menyegel Kantor Panwascam Masalembu, Minggu (22/1) (Foto: Iwan Kurniawan For MID)

maduraindepth.com – Gelaran Pemilu 2024 tinggal menghitung hari untuk dilaksanakan, namun kondisi wilayah Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep tidak kondusif.

Pendaftar Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) dan masyarakat mendatangi kantor Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Masalembu. Massa yang datang melakukan penutupan serta menyegel kantor Panwascam.

Mereka menuntut Ketua Panwascam Chairullah untuk bertanggung jawab menyelesaikan berbagai persoalan yang terjadi dalam proses perekrutan PTPS. Hal tersebut merupakan buntut ketidakpuasan masyarakat perihal perekrutan PTPS di Kecamatan Malembu.

Seperti yang dikatakan Agus Budiyanto, salah seorang pendaftar PTPS. ”Pendaftaran tidak sesuai dengan pengumuman lokasi TPS yang dituju. Ketua Panwascam beralasan berkas pendaftaran tidak jelas, namun Ketika berkas diminta, tidak diberikan,” ungkapnya.

Bahkan menurut Agus, Chairullah selaku ketua Panwascam Masalembu justru menyalahkan stafnya atas ketidakteraturan berkas pendaftaran PTPS di Kecamatan Masalembu.

Iwan Kurniawan selaku koordinator aksi meminta kasus ini segera ditindaklanjuti. Dia menganggap, proses pemilihan PTPS tersebut sarat akan titipan Calon tertentu. adapun tuntutan massa aksi antara lain:

  1. Menolak pengumuman penetapan PTPS karena nonprosedural dan sarat akan titipan politik
  2. Melakukan perekrutan sesuai juknis dan aturan yang ada, serta melibatkan semua pihak di Panwascam.
  3. Meminta Bawaslu untuk menindak tegas Ketua Panwascam Chairullah yang telah melanggar wewenang dan aturan perundang-undangan.
  4. Mencopot Chairullah dari Komisioner Panwascam.
Baca juga:  Gegara Cuci Pakaian di Sungai, Ibu dan Anak di Tambelangan Terseret Arus

“Kami akan terus melakukan aksi demonstrasi jika Bawaslu membiarkan, sementara untuk saat ini kami sudah menyegel kantor Panwascam dan menutupnya,” tegas Iwan.

Sayangnya hingga berita ini dimuat, Chairullah tidak dapat dihubungi untuk dimintai keterangan. Masa aksi yang datang ke kantor Panwascam juga tidak ditemui oleh satupun anggota Panwascam Masalembu. (*/AJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner auto