Ini Daftar Daerah Yang Akan Mengalami Hari Tanpa Bayangan

0
31
Istimewa

maduraindepth.com – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalianget memprediksi, Jumat (11/10/2019), Kabupaten Sumenep akan mengalami hari tanpa bayangan. Fenomena ini disebut juga sebagai kulminasi utama.

Kepala BMKG Kalianget Sumenep, Usman Holid, mengatakan, kulminasi utama merupakan fenomena saat matahari berada tepat di posisi paling tinggi di langit. Saat itu matahari akan berada di titik zenit atau titik di angkasa yang berada persis di atas pengamat.

“Hari tanpa bayangan adalah hari di mana pada pertengahan hari tersebut jika kita berdiri dalam posisi tegak lurus, maka bayangan kita akan menutupi badan kita secara sempurna,” katanya, Jumat (11/10).

Menurut Usman, fenomena bernama kulminasi itu terjadi sebanyak dua kali dalam setahun. Yakni berlangsung selama tanggal 11 – 15 Oktober 2019.

“Khusus di Jawa Timur. Masing-masing wilayah akan mengalaminya secara bergantian dalam hitungan menit, dan Kabupaten Sumenep sendiri akan terjadi hari ini,” jelasnya.

Lebih lanjut, Usman, menjelaskan, lantaran posisi matahari yang tepat berada di atas kepala, maka BMKG pun memprediksi akan ada peningkatan suhu udara. Usman, mengimbau masyarakat untuk menjaga kondisi tubuh.

“Dimana pada saat siang hari akan berpotensi menyebabkan dehidrasi. Tetap menjaga kondisi tubuh dengan asupan air yang cukup,” tukasnya.

Berdasarkan catatan BMKG, sejumlah daerah di Jatim yang akan mengalami hari tanpa bayangan pada hari ini yaitu Sumenep, Bangkalan, dan Tuban. Selanjutnya pada hari Sabtu, yaitu Surabaya, Pamekasan, Sampang, Sidoarjo, Gresik, Lamongan, Bojonegoro dan Ngawi.

Diteruskan, Situbondo, Kraksaan, Probolinggo, Pasuruan, Bangil, Mojosari, Mojokerto, Jombang, Ngasem, Kediri, Nganjuk, Caruban, Madiun dan Magetan terjadi pada Minggu (13/10/2019).

Selanjutnya pada pada Senin (14/10/2019) giliran Bondowoso, Jember, Lumajang, Malang, Kepanjen, Batu, Kanigoro, Blitar, Tulungagung, Trenggalek, Ponorogo, Pacitan. Terakhir terjadi pada hari Selasa (15/10/2019) di Banyuwangi. (MR/MH)