Waspada, Tsunami 3 Meter Berpotensi Hantam Wilayah Pesisir Sumenep

405
Potensi Tsunami Sumenep
Ilustrasi gelombang tinggi. (Foto: Badri Stiawan/MI)

maduraindepth.com – Gelombang tinggi yang diakibatkan gempa laut atau biasa dikenal dengan istilah tsunami berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Sumenep. Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), tsunami dengan ketinggian 3 meter bisa saja terjadi sewaktu-waktu di wilayah pesisir Kota Keris.

Kepala BMKG Dwikorita mengatakan, ketinggian tsunami itu diperkirakan tepatnya sekitar 2,8 meter lebih. Menurut dia, analisis itu sudah disampaikan kepada Bupati Sumenep Achmad Fauzi 3 April 2021 lalu.


“Kami sampaikan beberapa hasil analisis BMKG, bahwa perlu untuk dilakukan dan ditingkatkan mitigasi bencana. Terutama gempa dan tsunami,” ucapnya, Selasa (6/4).

Dwikotira menyebut, jika tsunami terjadi di pesisir Sumenep maka ketinggiannya diperkirakan mencapai 3 meter berdasarkan perhitungan BMKG. Potensi bencana alam itu diharapkan menjadi atensi bagi semua masyarakat. Khususnya yang berada di wilayah pesisir.

Peringatan itu disampaikan sejak dini agar pemerintah dan masyarakat mulai meningkatkan kewaspadaan. Mengingat, warga di sekitar pelabuhan atau pesisir akan menjadi yang pertama dilanda musibah ini.

β€œItulah pentingnya sosialisasi,” papar Dwikotira.

Diterangkan, ada tiga faktor yang bisa menyebabkan tsunami di Kabupaten Ujung Timur Madura ini. Dwikorita mengaku ada tiga faktori. Salah satunya terdapat patahan kambing yang berlokasi di Selatan Madura, sekitar wilayah Sumenep.

Kemudian faktor patahan Flores. Patahan ini terdapat di Flores hingga Bali. Sedangkan faktor lainnya yakni adanya tumpukan lempeng di subduksi (zona) Selatan Pulau Jawa. Namun yang paling perlu diwaspadai, lanjut dia, yaitu faktor patahan kambing.

Baca juga:  Pasca Tajul Muluk dan Pengikutnya Berikrar : Antara Pembinaan dan Kondusifkan Dua Kubu

“Kalau faktor yang lain tidak berdampak serius. Karena tidak lebih dari setengah meter,” tutupnya. (BAD)