IAI NATA Laksanakan PPS, Raih Mimpi Wujudkan Prestasi di New Normal

IAI NATA
Rektor IAI NATA Moh. Thoyib Madani saat memberi pengarahan kepada mahasiswa baru. (Foto: MH/MI)

maduraindepth.com – Institute Agama Islam Nazatut Thullab (IAI NATA) Sampang melaksanakan pengenalan program studi (PPS) kepada mahasiswa baru dari berbagai jurusan. Kegiatan yang mengusung tema Generasi Milenial Raih Mimpi Wujudkan Prestasi di New Normal ini dilaksanakan selama dua hari, yakni 14-15 September 2020.

Ada sebanyak 110 mahasiswa baru yang mengikuti PPS pada semester ini. Kegiatan dibagi menjadi dua gelombang karena dilaksanakan dalam situasi pandemi COVID-19.


Rektor IAI NATA Moh. Thoyyib Madani menyampaikan, ada empat materi yang disampaikan dalam PPS tersebut. Yakni tentang kemahasiswaan, akademik, bagian administrasi keuangan (BAK) dan program unit kegiatan kemahasiswaan (UKM).

Dia menjelaskan, pihaknya memilih tema wujudkan prestasi di new normal karena saat ini bangsa Indonesia sedang mengalami pandemi. Diharapkan, meski proses belajar mengajar di kampusnya terganggu karena dampak pandemi, para mahasiswa harus tetap bisa menorehkan prestasinya dalam kehidupan normal baru.

“Tema itu diangkat berangkat dari keadaan yang dialami bangsa ini. Dampak pandemi dalam sektor pendidikan besar sekali, tapi kita masih tetap bersemangat dan tidak putus asa membesarkan kampus dan berikhtiar di bidang pendidikan,” jelas dia pada maduraindepth.com, Rabu (16/9).

Thoyyib mengungkapkan, PPS saat ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Jika sebelumnya dilaksanakan selama tiga hari tiga malam kegiatan full, tahun ini hanya dilaksanakan dalam dua hari.

Baca juga:  Nenek Pejalan Kaki Ditabrak Mobil Hingga Meninggal Dunia

Itu pun, lanjut dia, harus dibagi menjadi dua gelombang karena menerapkan protokol kesehatan. “Di masa pandemi ini, masuknya pukul 09:00 selesai pukul 12:00,” ujarnya.

Dia berharap, meski proses belajar mengajar dilaksanakan di tengah pandemi, IAINATA tetap konsisten memberikan edukasi. Meski perkuliahan dilaksanakan secara virtual, maka dalam sebulan sekali harus ada pertemuan tatap muka.

“Dalam waktu dekat insya Allah kita akan buka program pasca sarjana khususnya dalam bidang pendidikan,” pungkasnya. (MH)