Hasil Pencarian Hari Kedua, Tiga Korban Tenggelam di Sumenep Belum Ditemukan

Pencarian Korban Tenggelam
Petugas melakukan pencarian korban tenggelam di Perairan Pulau Gili Genting, Sumenep, Selasa (16/2).

maduraindepth.com – Tiga korban tenggelam Kapal Motor (KM) Brazil 2 asal Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Sumenep belum ditemukan hingga Selasa (16/2). Petugas gabungan terus melakukan pencarian sampai dengan hari kedua pasca kejadian.

Kepala Satuan Polisi Air dan Udara (Kasat Polairud) Polres Sumenep Iptu Agung Widodo menjelaskan, tiga korban yang tenggelam hingga saat ini belum ditemukan. Pihaknya mengaku masih terus melakukan upaya pencarian.


Dia menyebut, upaya pencarian menerjunkan kapal milik Sat Polairud Polres Sumenep, Ditpolairud Polda Jawa Timur dan Kapal Badan SAR Nasional (Barsanas). “Kami masih terus melakukan giat SAR,” terangnya.

Sebelumnya, sebanyak 14 anak buah kapal (ABK) termasuk nahkoda kapal yang tenggelam di perairan Pulau Gili Genting ditemukan selamat, Senin (15/2). Kapal milik H. Syaiful Hidayat asal Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Sumenep itu semula diduga mengalami kecelakaan laut (Laka Laut) akibat cuaca buruk, Minggu (14/2) malam.

KM Brazil 2 diketahui membawa sebanyak 17 orang. Kapal tersebut berlayar dari Pelabuhan Lobuk Kecamatan Bluto untuk mencari ikan ke perairan Timur Laut Pulau Gilingan, Kecamatan Gili Genting, Sumenep.

Kemudian sekitar pukul 21.00, tiba-tiba terjadi hujan lebat disertai angin kencang. Cuaca buruk itu memicu terjadinya ombak dengan ketinggian sekitar 3 meter dan menghantam KM Brazil 2. Akibatnya, kapal yang dinahkodai H. Hesam itu digulung ombak susulan hingga mengakibatkan lambung kapal pecah. (BAD)