Hari Buku Sedunia, Perpustakaan Umum Sampang Ajak Pelajar Giat Membaca

Perpustakaan Umum Sampang
Seorang pelajar saat membaca buku di Perpustakaan Umum Sampang, di Jalan KH. Wahid Hasyim, Sampang, Jumat (23/4). (Foto: Alimuddin/MI)

maduraindepth.com – Hari Buku Sedunia diperingati pada 23 April setiap tahunnya. Peringatan ini dilakukan sebagai wujud kepedulian terkait minat dan pentingnya membaca bagi masyarakat di dunia.

Kepala Seksi (Kasi) Layanan Perpustakaan Umum Sampang Holil mengungkapkan rasa kepeduliannya terhadap generasi untuk selalu membaca dan mencintai buku. Terutama para pelajar di Kabupaten Sampang.


“Mari baca buku, datang ke Perpustakaan Umum untuk menggali informasi dunia. Gunakan fasilitas yang sudah ada seperti internet dan buku-buku penunjang pelajaran,” ajaknya, Jumat (23/4).

Menurut dia, Perpustakaan Umum Sampang akan selalu dibuka meski ditengah pendemi Covid-19. Sebab, pandemi bukan menjadi alasan untuk generasi muda berhenti membaca dan datang ke Perpustakaan Umum.

“Apalagi banyak lembaga pendidikan saat ini proses belajarnya daring. Solusinya, kami tetap membuka dengan fasilitas yang ada,” ujar Holil saat dikonfirmasi.

Lebih lanjut, dia menjelaskan, di hari buku sedunia ini layanan di Perpustakaan Umum Sampang semakin ditingkatkan guna memberi kenyamanan dan kecintaan masyarakat Sampang untuk belajar dan mencintai buku sepenuh hati.

“Membaca bukan soal menjadi pintar, namun menyukai dan menjadikan buku sebagai teman hidup adalah hal yang paling penting,” tuturnya.

Hari buku sedunia ini, lanjut Holil, Perpustakaan Umum Sampang melakukan langkah nyata dalam memberikan pelayanan terhadap minat baca dan pendidikan di Sampang. Salah satunya dengan menjalankan perpustakaan keliling di 14 Kecamatan se Kabupaten Sampang.

Baca juga:  Serahkan KSH Kepada 2 Ribu GTT, Bupati Sampang: Bagaimana Bisa Fokus Mengajar Kalau Gajinya Minim

“Setiap satu bulan keliling kebeberapa wilayah kecamatan di Sampang dengan satu sekolah di semua tingkat pendidikan, terutama sekolah dasar (SD). Karena banyak sekolah ada perpustakaannya, tapi tidak ada bukunya,” paparnya.

Dia berharap, pada peringatan hari buku sedunia ini Perpustakaan Umum Sampang bisa menambah koleksi buku yang diinginkan masyarakat.

“Kami berusaha berbuat yang terbaik. Kami mengundang siswa, guru, dan pembaca di Kota Bahari untuk bersaksi dan mengungkapkan kecintaan mereka pada membaca buku,” tutupnya. (Alim/BAD)