Hadiri Pelantikan Fatayat NU, Istri Bupati : Perempuan Sampang Harus Maju

Fatayat NU Perempuan Sampang Harus Maju
Istri Bupati Sampang, Hj. Mimin Slamet Junaidi (baju putih) menjadi dewan kehormatan PC Fatayat NU Sampang. (FOTO: RIF/MI)

maduraindepth.com – Hj. Mimin Slamet Junaidi bersama Hj. Fanny Abdullah Hidayat menghadiri acara Pelantikan dan Orientasi Pengurus Cabang (PC) Fatayat NU Sampang masa khidmat 2020-2025. Kegiatan yang digelar di Pendopo Trunojoyo, Sabtu (21/11) itu mengusung grand theme “Eksistensi Organisasi Menuju Perempuan NU yang Mandiri dan Berdedikasi”.

Dalam kesempatan itu, Hj. Mimin mengajak pengurus dan anggota Fatayat NU untuk bersama-sama mewujudkan tercapainya visi dan misi Sampang Hebat dan Bermartabat. Di samping itu, dia mengucapkan selamat dan sukses atas dilantiknya pengurus PC Fatayat NU Sampang.


“Insya Allah melalui forum ini, Pengurus Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten sampang akan menyongsong masa depan yang cerah,” tutur istri bupati Sampang tersebut.

“Semoga saudara sekalian dapat mengemban amanah ini sebaik-baiknya, memajukan Fatayat Sampang sebagai salah satu organisasi perempuan yang berkiprah bagi kemaslahatan umat, terutama kaum perempuan di Kabupaten Sampang,” sambungnya.

Menurut ketua TP PKK tersebut, sebagai salah satu organisasi otonom NU yang mewadahi perempuan Nahdliyyin, Fatayat NU diharapkan selalu memperjuangkan pemberdayaan perempuan. Sebagaimana sesuai tema kegiatan ini, yaitu Eksistensi Organisasi Menuju Perempuan NU yang Mandiri dan Berdedikasi.

“Kami berharap agar Fatayat NU Sampang terus berinovasi dengan beragam program dan kegiatan yang dapat meng-upgrade kapasitas, kompetensi maupun peran serta perempuan di berbagai bidang kehidupan,” ujarnya.

Baca juga:  Meski Belum Jelas Berangkat ke Tanah Suci, Ratusan CJH Sampang Tetap Divaksin

Dikatakannya, kaum perempuan NU tidak boleh apatis terhadap dinamika zaman. Prinsip tersebut harus menjadi landasan bagi Fatayat agar terus berkhidmat memberdayakan perempuan.

Termasuk diskriminasi berbasis gender masih terjadi meskipun dalam beberapa tingkatan, kadarnya bervariasi antara satu negara dan negara lain. Kesadaran terhadap kesetaraan gender, lanjut Hj. Mimin, boleh dibilang terus meningkat, masyarakat semakin menyadari kesetaraan antara laki-laki dan perempuan dalam pemenuhan hak dan kewajiban.

“Ingat, perempuan Sampang harus maju, kompetitif dan dinamis seiring perkembangan zaman. Karena itu, saya menantikan masukan, saran dan kontribusi Fatayat agar ikut aktif memberdayakan kaum perempuan Sampang,” ujar Dewan Kehormatan Fatayat NU Sampang tersebut.

Sebab itu, Hj. Mimin meminta kepada seluruh anggota Fatayat agar intens melakukan komunikasi dengan semua pihak. Sehingga dapat membuktikan bahwa Fatayat mampu menjalankan organisasi Fatayat ini dengan amanah dan profesional.

“Sekali lagi, saya ucapkan selamat dan sukses. Semoga Fatayat NU kian berkontribusi terhadap Sampang yang Hebat dan Bermartabat,” tutupnya. (RIF/MH)