Genap Setahun, Program Pamekasan Call Care Tebarkan Manfaat untuk Masyarakat

Program Pamekasan Call Care
Bupati Pamekasan Baddrut Tamam saat merayakan satu tahun program Pamekasan Call Care (PCC). (FOTO: Umarul Faruk/MI)

maduraindepth.com – Program Pamekasan Call Care (PCC) yang digagas Bupati Baddrut Tamam sudah berjalan genap satu tahun. Selama setahun program ini dinilai banyak memberi manfaat kepada masyarakat, terutama di bidang kesehatan melalui mobil sigap.

Bupati Baddrut Tamam didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Totok Hartono bersama para asisten, dinas kesehatan dan operator hingga sopir mobil layanan kesehatan masyarakat memperingati acara satu tahun PCC di Peringgitan Dalam Rumah Dinas Bupati Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Kamis (20/5) kemarin.


Acara tersebut dilaksanakan secara virtual bersama pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas), pihak kecamatan, rumah sakit, lurah dan kepala desa se-Kabupaten Pamekasan.

Dalam perjalanannya, program yang melayani konsultasi kesehatan dan antar jemput orang sakit melalui fasilitas mobil sigap yang diberikan kepada pemerintah desa oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan mendapat respon positif dari masyarakat.

Buktinya, rata-rata ada seribu penelpon dalam setiap bulan dalam setahun terakhir. Baik penelpon itu sekadar konsultasi kesehatan, meminta antar atau jemput orang sakit ke Puskesmas atau rumah sakit. Bahkan ada pula penelpon yang ngeprank petugas.

“Penelpon dari data yang saya terima ada yang 1.029 selama sebulan. Ada yang 500, ada yang 600. Kalau dihitung rata-rata masyarakat yang menghubungi PCC itu satu harinya tidak kurang dari 10 orang,” ujar Baddrut Tamam usai acara tumpengan bersama operator PCC.

Baca juga:  Warga di Sumenep Tewas Dianiaya

“Artinya apa, PCC ini memiliki manfaat yang luar biasa dalam manfasilitasi masyarakat,” tambahnya.

Orang nomor satu di Pamekasan itu mengatakan, pihaknya akan melakukan beberapa upaya untuk meningkatkan pelayanan dari program tersebut. Mulai pelatihan sopir, perbaikan mobil yang mengalami kecelakaan, peremajaan stiker dan lain-lain untuk menunjang kenyamanan masyarakat.

“Kemudian, kita juga akan memasifkan nomor telepon. Karena tadi ada yang usul sudah ada yang buram,” ujarnya.

“Saya sampaikan terima kasih kepada semuanya yang telah bekerja luar biasa. PCC ini murni persembahan Pemkab untuk masyarakat Pamekasan,” tandasnya.

Program PCC merupakan gagasan Bupati Pamekasan Baddrut Tamam di bidang kesehatan untuk memberikan pelayanan exelent kepada masyarakat yang turunannya memberikan mobil sigap kepada 178 desa yang tersebar di 13 kecamatan.

Mas Tamam menyampaikan, program itu untuk memudahkan serta meringankan beban masyarakat desa ketika hendak pergi ke Puskesmas atau rumah sakit. Sebab, kebanyakan masyarakat tidak mampu di desa enggan pergi ke layanan kesehatan lantaran biaya yang cukup tinggi, mulai berangkat hingga pulang dari tempat layanan kesehatan.

Tak jarang, masyarakat terkadang nekad menggunakan mobil bak terbuka untuk meminimalisir biaya berobat. Kondisi itu yang membuat Bupati Baddrut Tamam tergugah untuk meningkatkan layanan kesehatan kepada masyarakat tanpa menguras biaya alias gratis.