Gelombang Pasang Air Laut Masuk SMKN 3 Sampang

SMKN 3 Sampang
Kotor: SMKN 3 Sampang di Pulau Mandangin kotor pasca diterjang ombak. (FOTO: Alimuddin/MI)

maduraindepth.com – Gelombang pasang air laut kembali menerjang Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Sampang yang berlokasi di Desa Pulau Mandangin. Peristiwa terjadi pada Sabtu (4/12) sore lalu.

Guru SMKN 3 Sampang Abdul Kholiq melaporkan air masuk ke sekolah pada pukul 00:00 WIB dini hari. Ketinggian air diperkirakan sekitar satu meter. Akibatnya sejumlah ruangan tergenang air.


“Ini bencana tahunan, setiap angin barat tiba pasti ombak laut terjang pagar (tangkis laut), masuk ke halaman sekolah dan beberapa rumah warga yang berada di dekat pantai,” ujarnya, Senin (6/12).

Kholiq menyebut, air laut yang masuk saat ini lebih tinggi ketimbang sebelumnya. Menurutnya, yang memicu air masuk ke sekolah lantaran tingginya ombak dan tembok tangkis laut di sisi barat sekolah roboh.

“Sebelumnya pernah terjadi tapi tidak separah sekarang ini, apalagi aktivitas penggalian pasir (abrasi) besar-besaran,” ungkapnya.

Dia menyimpulkan bahwa masuknya air laut tersebut murni faktor alam yang terjadi tiap tahun. Kendati demikian, pihaknya berharap ada solusi dari pemerintah daerah untuk mengatasi hal tersebut.

Sebab jika tiap gelombang pasang air laut masuk ke sekolah, nyaris dipastikan aktivitas kegiatan belajar mengajar terganggu.

“Kami hanya menerima dan berharap kedepannya ada solusi dari pemerintah untuk tangkis laut,” pungkasnya.

Perlu diketahui, sebelumnya, hal serupa juga terjadi pada awal tahun 2021 (Baca: Air Laut Terjang Halaman SMKN 3 Sampang Pulau Mandangin). Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. (Alim/MH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here