Diskop UKM Perindag Sumenep Optimalkan Penataan PKL

Diskop UM sumenep sentra pkl
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo (kiri) didampingi Kepala Diskop UKM Perindag Sumenep Moh. Ramli menyapa pelaku UMKM di lokasi Sentra PKL Pasar Bangkal, Sabtu (20/4). (Foto: Moh. Busri/MID)

maduraindepth.com – Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Sumenep mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Salah satunya, melalui pemberdayaan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan pedagang kaki lima (PKL).

Kepala Diskop UKM Perindag Sumenep, Moh Ramli mengatakan, upaya peningkatan ekonomi masyarakat terus dilakukan secara optimal. Sebagai bentuk strategi untuk menarik konsumen, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menggelar hiburan Panggung Kreasi (Pangkreas) di area Sentra PKL Pasar Bangkal, Kecamatan Kota, Sumenep pada Sabtu (20/4).

“Pelaksanaan hiburan ini, sudah mendapat dukungan dari Pak Bupati. Termasuk juga, berkolaborasi dengan berbagai OPD hingga pemerintah desa,” kata Ramli.

Menurutnya, Pemkab Sumenep memiliki konsep besar untuk penataan PKL. Rencana tersebut, sudah dilakukan uji coba terhadap PKL yang mangkal di Jalan Trunojoyo, Sumenep. Mereka, direlokasi ke Taman Tajamara, Desa Kolor, Kecamatan Kota, Sumenep dengan disediakan fasilitas memadai.

Sedangkan, sekarang mulai dilakukan gerakan pemberdayaan terhadap PKL di Pasar Bangkal. Menurut Ramli, jika jumlah pengunjung di Sentra PKL Pasar Bangkal semakin meningkat, maka sejumlah PKL yang mangkal di bahu jalan akan direlokasi ke tempat tersebut.

“Makanya, kami mendorong keramaian. Supaya bisa berdampak positif terhadap roda perekonomian dan peluang usaha masyarakat,” paparnya.

Sementara ini, lanjut Ramli, pemberdayaan tersebut masih diprioritaskan untuk PKL yang sudah lama mangkal di Pasar Bangkal. Setelah itu, akan dilakukan komunikasi lebih lanjut dengan paguyuban PKL di Pasar Bangkal serta pemerintah desa, untuk rencana reloksi PKL yang lain.

Baca juga:  Diskop dan UM Sebut Banyak Koperasi Gadungan di Sumenep

“Jika pengunjung semakin ramai, maka kami optimis, geliat ekonomi akan tumbuh maksimal,” pungkasnya. (bus/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner auto