Dinkes Masih Gunakan Alat Pendeteksi Suhu Tubuh Milik Polres Sumenep

Agus Mulyono, Kadinkes Sumenep. (Foto: MR/MI)

maduraindepth.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, anggarkan dana Rp 2,5 miliar untuk keperluan kelengkapan alat pemeriksaan dalam penanganan virus corona atau covid-19.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Sumenep, Edy Rasiyadi, bahwa anggaran tersebut akan dikucurkan ke Dinas Kesahatan (Dinkes) dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep.

“Rp 2,5 miliar itu untuk Dinkes dan RSUD. Tentu untuk alat-alat kesehatan, seperti disinfektan, obat-obatan, dan alat medis lainnya,” terangnya, Rabu (25/3).

Sayangnya, dana tersebut masih belum digunakan dengan baik. Pasalnya sampai saat ini, Dinkes bahkan masih menggunakan alat pendeteksi suhu tubuh milik Polres Sumenep.

Seperti yang diungkapkan Kepala Dinkes Sumenep, Agus Mulyono. Menurut dia, sampai saat ini pihaknya memeriksa masyarakat masih menggunakan alat pendeteksi suhu badan milik Polres Sumenep. Sebab, hingga kini alat pemeriksaan milik Dinkes kurang normal.

“Sembari menunggu alat baru dari Pemkab Sumenep kami memeriksa masyarakat menggunakan pendeteksi suhu badan milik Polres untuk memastikan tidak ada masyarakat Sumenep terjangkit Covid-19,” katanya, saat dikonfirmasi melalui sambungan selularnya.

Alat penanganan dan pemeriksaan tersebut terdiri dari alat pendeteksi suhu badan, senitizer, dan disinfektan yang terpasang disetiap titik tempat umum, seperti di terminal dan juga pelabuhan untuk mencegah penularan virus corona.

Baca juga:  Saluran TV Analog di Bangkalan Akan Dihapus Mulai 20 Desember 2022

“Kami akan mendistribusikan bilik sterilisasi diberbagai tempat umum agar bisa digunakan oleh khalayak umum, yang diklaim berfungsi untuk mensterilkan tubuh dari virus corona,” paparnya. (MR/AJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *