banner auto

Berkunjung ke Sumenep, Duta Budaya Indonesia Kepincut Seni Budaya Kota Keris

Duta budaya indonesia ke sumenep
Duta Budaya Indonesia disambut Wakil Bupati Sumenep di Pendopo Agung Keraton Sumenep. (Foto: Ridho M Subastian/MID)

maduraindepth.com – Duta Budaya Indonesia berkunjung ke Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu (27/1). Kunjungan itu dalam rangka membawa misi mengenal kebudayaan di Kota Keris, salah satunya Topeng Dhalang.

Seperti diketahui, Topeng Dhalang merupakan seni budaya jenis tarian yang dimainkan dengan menggunakan topeng. Tarian ini populer dan sudah dikenal di dunia.

Topeng Dhalang ditampilkan Alehatan Yasar Maulana di sebuah perhelatan pemilihan Duta Indonesia pada tahun 2023. Dengan membawakan budaya itu, Alehatan berhasil terpilih sebagai Duta Indonesia perwakilan Sumenep.

Hal itu kemudian memincut para Duta Budaya Indonesia lainnya untuk memahami lebih jauh dengan budaya Kabupaten Sumenep.

“Kami sangat berterimakasih kepada Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo yang terus mendukung pelestarian budaya,” ucap Alehatan Yasar Maulana, Siswa SMA Negeri 2 Sumenep.

Sementara itu, Duta Budaya Indonesia perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta, Veronica mengaku sangat senang bisa berkunjung ke Sumenep yang dikenal kaya akan budaya dan wisatanya. Meski pertama kalinya berkunjung, Veronica mengaku terpesona dengan seni budaya di kabupaten ujung Timur Pulau Madura ini.

Terlebih, kunjungan itu bertepatan dengan pagelaran Sumenep Calender of Event 2024. Kedatangan Duta Budaya Indonesia di Pendopo Agung Keraton disuguhkan dengan gladi bersih pagelaran Festival ‘Klennengan Dolanan’.

“Kami akan berusaha hadir kembali jika diundang dalam kegiatan di Sumenep untuk lebih menikmati kekayaan budaya di Kabupaten ini,” kata Veronica.

Baca juga:  Sebanyak 100 Surat Suara Hilang, Kok Bisa?

Wakil Bupati Sumenep, Dewi Khalifah menyambut kedatangan para Duta Budaya di Pendopo Keraton Sumenep. Dia pun mengenalkan 126 pulau yang ada di Sumenep kepada para Duta Budaya tersebut.

“Sumenep ini dikenal sebagai Solo nya Madura. Karena memiliki bahasa halus. Bahkan di sisi lain, Sumenep juga memiliki beragam bahasa dan budaya,” ujarnya (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner auto