Belum Ada Tersangka Pembuang Limbah B3, Puluhan Pemuda Demo Polres Bangkalan

demo tersangka pembuang limbah b3 bangkalan
Demo tuntut polisi agar tegas menangani kasus pembuangan limbah B3 di Bangkalan. (Foto: Romi/MID)

maduraindepth.com – Puluhan massa yang mengatasnamakan Paguyuban Pemuda Bangkalan (PPB) menggelar demo di Polres Bangkalan, menuntut agar polisi mengusut tuntas pelaku pembuang limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Desa Junok, Kecamatan Kota Bangkalan, Selasa (14/3). PPB menilai, pihak kepolisian lalai dalam menangani kasus tersebut.

Koordinator lapangan (Korlap) aksi, Dziki Maulana menyampaikan, kasus pembuangan limbah B3 di Bangkalan itu sudah berjalan 21 hari. Tepatnya pada 21 Februari 2023 lalu. Namun, menurut dia, Polres Bangkalan lamban dalam mengusut dan mencari pelaku pencemaran lingkungan tersebut.

“Sebagaimana diatur dalam pasal 98 ayat 1 UU nomor 32 tentang perlindungan lingkungan hidup bahwa setiap orang yang melakukan perusakan terhadap lingkungan hidup akan di pidana paling singkat 3 tahun,” tuturnya.

Kata Dziki, aksi itu semata-mata didasari oleh kepedulian PPB terhadap kesehatan masyarakat. Dia menilai, pemerintah tidak tegas dalam menangani kasus pencemaran itu. Massa aksi meminta pihak kepolisian menandatangani surat perjanjian, bahwa dalam waktu 3 kali 24 jam, sudah ada tersangka dalam kasus tersebut.

“Dalam rentang tahun 2015, 2016, 2021 dan 2023 di temukan dumping limbah B3 di Bangkalan. Tapi tidak ada tindakan tegas,” ucapnya.

Sementara, Kapolres Bangkalan, AKBP Wiwit Ari Wibisono mengatakan, pihaknya sudah mengantongi nama pelaku pembuangan limbah B3 itu. Dia berjanji akan segera menetapkan tersangka.

Baca juga:  KPU Sampang Siap Hadapi Gugatan Perselisihan Hasil Pemilu 2019

“Kami sudah mengantongi nama pelaku pembuangan. Nanti Satreskrim yang akan menangani itu,” singkatnya.

Setelah mendapat tanggapan, akhirnya para pendemo membubarkan aksinya setelah Kapolres Bangkalan AKBP Wiwit Ari Wibisono menandatangani surat perjanjian itu. Aksi tersebut berjalan dengan tertib, namun akses jalan Kota Bangkalan sempat terganggu. (RM/*)

Dapatkan Informasi Menarik Lainnya Di Sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *