maduraindepth.com – Prestasi membanggakan kembali diukir oleh civitas akademika Universitas Islam Madura (UIM). Fitri Aulia, mahasiswa program studi Teknik Informatika UIM, sukses mengamankan posisi sebagai salah satu peserta program bergengsi Google Student Ambassador (GSA) 2026 Batch 2.
Capaian ini kian istimewa lantaran Fitri tercatat sebagai satu-satunya perwakilan mahasiswa asal Kabupaten Pamekasan yang berhasil menembus seleksi ketat berskala nasional tersebut.
Gelar ambassador ini diraih melalui persaingan yang sangat sengit. Dari kurva pendaftaran nasional yang menembus kisaran 300 ribu pemuda dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, raksasa teknologi Google hanya menyaring 2.000 peserta terbaik.
Untuk kawasan Pulau Garam sendiri, tercatat hanya ada tujuh mahasiswa yang dinyatakan lolos. Enam peserta di antaranya merupakan delegasi Universitas Trunojoyo Madura (UTM), sementara satu slot selebihnya disabet oleh Fitri Aulia dari UIM Pamekasan.
Sebagai Duta Mahasiswa Google, Fitri memikul misi untuk mengakselerasi literasi digital di lingkungan kampus. Ia akan memelopori edukasi pemanfaatan ekosistem teknologi Google, pembentukan komunitas berbasis teknologi, hingga pengenalan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) kepada sesama rekan mahasiswa.
Kendati demikian, mahasiswi berprestasi ini tak lantas berpuas diri. Bagi Fitri, kelulusan ini baru permulaan dari pijakan karir akademik dan profesional yang lebih luas. Ia menargetkan bisa menembus hingga level Trailblazer agar berkesempatan menginjakkan kaki secara langsung di kantor Google.
“Bagi saya, ini baru langkah awal. Target saya bisa konsisten melangkah sampai ke tahap Trailblazer dan berkunjung langsung ke kantor Google. Semoga momentum ini menjadi wadah memperluas wawasan, menimba pengalaman baru, serta memberi dampak positif bagi masyarakat sekitar,” ujar Fitri, Sabtu (10/10/2026).
Keberhasilan Fitri diharapkan mampu memantik motivasi dan kepercayaan diri para mahasiswa di Madura, khususnya Pamekasan, untuk berani bersaing dalam ajang pengembangan diri tingkat nasional maupun internasional.(Arif Coolbreak/MID)






