Dari Desa ke Juara Guru PAUD Sampang Menang Inovasi Berbasis Digital

Fitria Rosita raih Juara 1 Inovasi Guru PAUD pada Hardiknas 2026 di Sampang lewat pembelajaran digital interaktif.(Foto:Poer/MID)

maduraindepth.com – Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 membawa kabar membanggakan dari dunia pendidikan di Kabupaten Sampang. Fitria Rosita, guru sekaligus Kepala Sekolah TK Darul Hikam, Desa Madupat, Kecamatan Camplong, berhasil meraih Juara 1 Lomba Inovasi Guru Jenjang PAUD tingkat kabupaten.

Penghargaan tersebut diberikan dalam rangka peringatan Hardiknas 2026 dan tertuang dalam piagam resmi yang ditandatangani Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi, pada 29 April 2026.

Fitria mengusung inovasi berbasis digital dalam pembelajaran anak usia dini. Ia mengenalkan teknologi secara positif melalui metode interaktif yang menggabungkan video animasi, media interaktif, dan game edukatif.

“Pembelajaran di PAUD tidak hanya mendidik, tetapi juga harus membahagiakan. Karena itu kami hadirkan media yang interaktif agar anak-anak lebih tertarik,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).

Inovasi tersebut bukan hal instan. Sejak 2022, sekolahnya telah memanfaatkan proyektor dalam proses belajar mengajar. Penggunaan teknologi kemudian semakin berkembang setelah adanya perangkat digital interaktif (PID), yang memungkinkan anak-anak tidak hanya menonton, tetapi juga berinteraksi langsung melalui layar.

Di tengah aktivitasnya sebagai kepala sekolah, Fitria juga terus meningkatkan kapasitas diri dengan menempuh Magister Teknologi Pendidikan di Universitas Dr. Soetomo Surabaya. Pendidikan yang dijalaninya dinilai sejalan dengan inovasi yang ia terapkan di sekolah.

Sementara itu, peringatan Hardiknas 2026 di Kabupaten Sampang berlangsung khidmat melalui upacara di halaman Kantor Pemkab Sampang yang dipimpin Wakil Bupati H. Ahmad Mahfudz. Kegiatan tersebut diikuti Forkopimda, ASN, tenaga pendidik, hingga pelajar.

Baca juga:  Perubahan APBD Sampang Prioritaskan Kesehatan dan Pendidikan

Dalam amanatnya, Wakil Bupati menegaskan bahwa tema Hardiknas tahun ini, “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, menjadi penguat kolaborasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

“Momentum Hardiknas ini harus menjadi penguat kerja sama dalam membangun pendidikan yang lebih baik,” ujarnya.

Sejalan dengan itu, Fitria berharap inovasi digital dalam pembelajaran dapat diterapkan secara merata, termasuk di wilayah pedesaan, sehingga tidak ada kesenjangan kualitas pendidikan antara desa dan kota.(Poer/MH)

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *