Minat Baca Sampang Mulai Naik, Perpustakaan Tak Lagi Sekadar Gudang Buku

Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sampang Hj. Chairijah, S.H., M.H., saat menyampaikan upaya meningkatkan minat baca masyarakat, Senin (14/9/2026).(Foto:Poer/MID)

maduraindepth.com – Momentum Hari Kunjungan Perpustakaan yang diperingati setiap 14 September menjadi kesempatan bagi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sampang untuk memperkuat budaya gemar membaca di tengah masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sampang, Hj. Chairijah, S.H., M.H., mengatakan upaya meningkatkan minat baca terus dilakukan dengan menyasar berbagai kalangan, mulai anak-anak hingga masyarakat umum.

Menurutnya, perkembangan teknologi digital tidak seharusnya membuat keberadaan buku dan perpustakaan ditinggalkan. Masyarakat tetap membutuhkan sumber informasi yang kredibel, termasuk melalui koleksi buku di perpustakaan.

“Selain mendapatkan informasi melalui media digital, Google dan sebagainya, masyarakat tetap perlu mendapatkan informasi melalui buku,” ujar Chairijah, Senin (14/9/2026).

Ia menjelaskan, pihaknya juga mendorong sekolah, OPD hingga pemerintah desa memiliki perpustakaan. Dinas telah menerbitkan surat edaran kepada Dinas Pendidikan untuk diteruskan ke sekolah-sekolah agar menyediakan perpustakaan.

Untuk memperluas akses, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sampang juga mengembangkan perpustakaan digital Demaca. Layanan tatap muka tetap dibuka pada akhir pekan, sementara perpustakaan keliling hadir setiap Minggu di kawasan Alun-Alun Sampang.

Chairijah menyebut minat masyarakat mulai menunjukkan perkembangan positif. Ia juga mendorong mahasiswa yang melaksanakan KKN turut membantu pengembangan perpustakaan desa.

“Perpustakaan itu menyentuh masyarakat dari tingkat paling bawah, termasuk masyarakat di wilayah terpencil dan terluar,” pungkasnya. (Poer/MID)

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *