Awal Mei 2023, Harga Tiket Kapal Penyeberangan Kamal – Tanjung Perak Bakal Naik

Tiket penyeberangan kapal kamal bangkalan tanjung perak surabaya
Sejumlah penumpang saat keluar dari kapal penyeberangan di Pelabuhan Kamal, Bangkalan. (Foto: Romi/MID)

maduraindepth.com – PT. ASDP Persero Cabang Surabaya, bakal menaikkan harga tiket penyeberangan kapal rute Pelabuhan Kamal – Tanjung Perak pada 1 Mei 2023 mendatang. Mulai hari ini, Kamis (13/4) PT. ASDP Persero mulai mensosialisasikan kepada masyarakat melalui tulisan spanduk di area pelabuhan.

General Manager PT. ASDP Persero Cabang Surabaya, Eva Mardiany menyampaikan, penyesuaian tarif rata-rata naik 30 persen, dikarenakan adanya komposisi asuransi yang naik dan bahan bakar minyak (BBM) juga ikut naik. Mengenai kebijakan kenaikan harga tiket penyeberangan kapal rute Kamal – Tanjung Perak tersebut sudah diresmikan Gubernur Jawa Timur (Jatim).

“Sebelum harga baru diterapkan, kami akan memasang spanduk agar diketahui masyarakat yang ingin melintasi melalui kapal Feri,” tuturnya.

Daftar Harga Terbaru Tiket Kapal Penyeberangan Kamal – Tanjung Perak

Diterangkan, untuk pejalan kaki dewasa dari Rp 5.000 naik ke Rp 8.500, kemudian untuk bayi dari gratis sekarang ditarif Rp 2.000. Namun, untuk TNI, Polri dan Pelajar masih gratis.

Sedangkan untuk Golongan 1 : Sepeda ontel dari Rp 5.000 menjadi Rp 10.000. Golongan 2 : Sepeda motor dari harga Rp 7.000 menjadi Rp 15.500, dan Golongan 3 : Motor gede (Moge) dari harga Rp 13.500 menjadi Rp 22.500.

Kemudian untuk Golongan 4 : Mobil pribadi dari harga Rp 46.500 menjadi Rp 62.000 itu sudah termasuk penumpang dan untuk mobil pengangkut barang, dari Rp 46.000 menjadi Rp 61.000. Selanjutnya, bagi Golongan 5 : Bis Mini dari harga Rp 53.500 menjadi Rp 74.000 kemudian untuk truk barang Rp 58.000 menjadi Rp 75.000, dan Golongan 6 : Bis Besar dari harga Rp 59.000 menjadi Rp 88.000.

Baca juga:  Cuaca Buruk, Dishub Sampang Imbau Nahkoda Kapal Patuhi Aturan Keselamatan

“Kenaikan tarif tersebut sudah termasuk asuransi saat menaiki kapal,” ujar Eva.

Menurut dia, sudah 10 tahun pelabuhan penyeberangan Kamal tersebut tidak ada perubahan harga tiket. Tapi saat ini kenaikan itu diperuntukan agar pelabuhan Kamal tetap bertahan dan beroperasi.

“Sebenarnya kami merugi, tapi kita diberikan kesempatan oleh perusahaan untuk terus melayani masyarakat. Semoga ada jalan keluar dari semua ini,” tukasnya.

Diketahui, kapal penyeberangan Madura – Surabaya dan sebaliknya, mulai sepi penumpang. Pasalnya masyarakat sudah menggunakan akses Jembatan Suramadu yang lebih cepat. (RM/*)

Dapatkan Informasi Menarik Lainnya Di Sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *