Apa Itu Kartu Cerdas? Ini Ulasannya

Kadisdik Sumenep, Bambang Irianto, saat menunjukkan Kartu Cerdas untuk pelajar. (Foto: MR/MI)

maduraindepth.com – Setelah selesai menerapkan Digital School, Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep Tahun ini kembali luncurkan program terbarunya ‘Kartu Cerdas’ bagi pelajar. Program tersebut merupakan terobosan untuk menjawab tantangan perkembanan era digital dan revolusi industri 4.0 (Four Point Zero).

Sebab itu, Disdik Sumenep lakukan terobosan barunya ini guna mengimbangi perkembangan tekhnologi informasi yang semakin cepat ini. “Nantinya setiap siswa akan diberi kartu yang memiliki dua fungsi ini sebagai absensi dan tabungan siswa,” ungkap Kepala Disdik Sumenep, Bambang Irianto, Kamis, (19/9).


Bambang juga menjelaskan, adapun tujuan program itu sebagai upaya mengajarkan siswa untuk disiplin dalam mengikuti pelajaran. “Dengan Kartu Cerdas ini tidak ada lagi siswa bolos, karena sudah terpantau langsung oleh sekolah dan orang tua siswa,” jelasnya.

Mantan Kadis PRKP dan Cipta Karya itu mengatakan, penggunaan kartu itu diaplikasikan ketika siswa akan masuk sekolah dengan cara menggesekkan ‘Kartu Cerdas’ sebagai absen kehadiran.

Maka setelah kartu itu digesek, kata Bambang, secara otomatis akan ada pemberitahuan kepada orang tua atau wali murid yang bersangkutan bahwa anaknya benar-benar masuk sekolah.

“Setelah pulang kartu tersebut harus kembali digesekkan, dan nantinya ada pesan ke nomor HP orang tua atau wali murid, jika anaknya sudah pulang dari sekolah,” timpalnya.

Baca juga:  Terapkan Digital School Terhadap 10 SMPN, Ini Alasan Disdik Sumenep

Masih kata Bambang, Fungsi kedua ‘Kartu Cerdas’ juga menjadi buku tabungan. Hal itu sebagai upaya untuk mengajak siswa agar gemar menabung dan menjaga keamanan tabungan siswa dari oknum yang tidak bertanggungjawab. “Jadi uang tabungan siswa akan lebih aman di bank, dan tidak ada kasus lagi tabungan siswa raib karena ulah oknum guru di sekolah,” jelasnya.

Untuk itu, dirinya berharap dukungan dan partisipasi semua pihak demi meningkatkan kualitas pendidikan di Sumenep. “Semoga program ini bisa berjalan lancar. Karena Kartu Cerdas ini baru akan dilakukan uji coba di beberapa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri rujukan,” harapnya.

Sekedar diketahui, peluncuran program ‘Kartu Cerdas’ ini, Disdik Sumenep bekerjasama dengan Bank Jatim, dalam waktu dekat akan dilakukan penandatangan MoU. (MR/AJ)