Angin Puting Beliung Porak-porandakan Dua Desa di Kalianget, Tiga Korban Alami Luka

Puting beliung sumenep
Sejumlah warga bersama petugas berada di lokasi terjadinya angin puting beliung di Desa Karanganyar, Kecamatan Kalianget, Sumenep, Sabtu (3/4). (FOTO: Badri Stiawan/MI)

maduraindepth.com – Angin puting beliung menerjang dua desa di Kecamatan Kalianget Sumenep, Sabtu (3/4). Bencana alam itu memporak-porandakan sejumlah bangunan hingga mengakibatkan korban luka.

Angin puting beliung terjadi sekitar pukul 13.00. Tiga orang mengalami luka-luka akibat kejadian tersebut. Meliputi Listiyani, 40, warga Desa Pinggir Papas mengalami luka pada bagian dahi.


Kemudian Iyan Muryanto, 36, warga Desa Karanganyar, luka memar pada bagian kepala. Selain itu, Aira, 11, warga Desa Pinggir Papas, luka ringan pada punggung.

Tidak hanya itu, angin puting beliung juga merusak sejumlah bangunan. Sebanyak 12 unit bangunan rusak di Desa Karanganyar. Meliputi 10 unit rumah, satu unit masjid, bangunan gudang PT Garam Persero. Termasuk dua tiang listrik roboh.

Tonton video: Puting Beliung di Sumenep Kerugian Capai Rp 220 Juta

Selain itu, di Desa Pinggir Papas sebanyak delapan unit rumah warga mengalami kerusakan. Rata-rata pada bagian atap rumah yang tersapu tiupan angin.

“Saat ini aliran listrik padam akibat tiang listrik di Desa Karanganyar roboh,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep Abd. Rahman Riadi.

Diterangkan, petugas dari unsur TNI-Polri dan BPBD mendatangi lokasi kejadian untuk membantu para korban. Juga, mendata kerusakan yang diakibatkan bencana alam tersebut.

“Kerugian materil diperkirakan mencapai Rp 220 juta,” terangnya. (BAD)