Anak Dibawah Umur Dikeroyok Orang Tak Dikenal

0
179
Istimewa

maduraindepth.com – Anak dibawah umur asal Dusun Tanjung, Desa Tanjung, RT 02/ RW 01, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, dikeroyok orang tak dikenal, Sabtu (14/12/2019) malam kemarin, sekitar pukul 23.00 WIB.

Diketahui, anak dibawah umur tersebut berinisial RN (14), yang saat ini masih duduk di bangku Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Sumenep.

Saat dikonfirmasi maduraindepth.com, Juanda (50), ayah RN mengatakan kronologis kejadian bahwa, saat anaknya keluar rumah membonceng teman perempuannya menuju Jalan raya Lenteng, namun sampai di jembatan Lenteng, RN dijegal oleh segerombolan orang tak dikenal.

“Jadi anak saya itu bersama teman perempuannya tengah malam sedang keluar, tiba-tiba sampai di jembatan Lenteng dikeroyok orang banyak,” ungkapnya saat dikonfirmasi via telfon, Kamis (19/12).

Dia juga menjelaskan, pengeroyokan dilakukan sebanyak 20 orang. Bahkan RN di seret oleh para pengeroyok sampai ke Kepolisian Sektor (Polsek) Lenteng. “Saat saya mendatangi Polsek Lenteng, disitu ada di CCTV. Anak saya masih dikeroyok di halaman Polsek,” ucap dia.

Hingga saat ini, kasus pengeroyokan RN telah dilimpahkan ke Kepolisian Resort (Polres) Sumenep, guna mendalami penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

“Yang saya tahu, saat saya laporkan ke Polsek Lenteng, pihak sana telah mengatakan sudah dilimpahkan ke Polres Sumenep. Namun sampai saat sekarang masih belum ada kabar,” terang dia.

Kendati begitu, Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP. Widiarti, saat dikonfirmasi media ini menjelaskan, apabila kasus tersebut sudah masuk ke Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA). “Itu kan kekerasan anak, jadi sudah masuk ke PPA laporannya,” ungkap Widiarti.

Lebih lanjut, Widiarti menerangkan, kasus tersebut sudah dalam tahapan penyidikan. “Itu sudah sampai Lidik, soalnya kita sulit untuk mengenali wajah-wajah yang mengeroyok itu,” katanya.

Sementara itu, korban RN diketahui mengalami luka bagian pelipis mata sebelah kiri, bagian muka lebam dan bengkak. (MR/AJ)