Ambulance Boat untuk Masyarakat Pulau Mandangin Akan Segera Digunakan

Ambulance boat pulau mandangin
Perahu Ambulance khusus pelayanan kesehatan masyarakat Pulau Mandangin masih berada di Gedung Poltera. (FOTO: Humas Poltera for MI)

maduraindepth.com – Ambulance boat yang dikhususkan untuk masyarakat Pulau Mandangin, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur sudah siap digunakan. Namun pemerintah daerah setempat melalui Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) belum menentukan kapan kapal tersebut bisa dioperasikan.

Saat ini kapal pelayanan medis tersebut masih berada di Politeknik Negeri Madura (Poltera) dengan status siap pakai.


Habis Ratusan Juta

Plt. Kepala Dinkes dan KB Sampang Agus Mulyadi mengkonfirmasi, untuk proses launching hingga saat ini pihaknya masih menunggu jadwal untuk dioperasikan.

“Yang jelas untuk realisasinya akan dilakukan secepat mungkin. Insya Allah pada tahun ini, tepatnya dua bulan lagi,” tutur Agus Mulyadi, dikonfirmasi, Selasa (28/9).

Lebih lanjut, Agus Mulyadi menuturkan bahwasannya kapal medis tersebut akan beroperasi selama 24 jam untuk peningkatan pelayanan masyarakat Pulau Mandangin.

“Kapal berjenis speed boat ini akan standby di Pulau Mandangin, untuk muatannya bisa membawa 6 sampai 10 orang,” ujarnya pada maduraindepth.com.

Agus menyebut harga kapal tersebut memiliki nilai ratusan juta rupiah. Pasalnya pagu pengadaannya saja sebesar Rp 750 juta yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021.

Bantu Masyarakat

Sementara Kepala Puskesmas Pulau Mandangin Zaini mengatakan, adanya ambulance boat tersebut sangat membantu pelayanan kesehatan masyarakat Pulau Mandangin.

Baca juga:  Bantu Palestina, OSIS SMKN 3 Sampang Galang Dana

“Alhamdulillah adanya perahu ambulance ini semoga bisa membantu masyarakat saat dirujuk ke Sampang Kota, baik dalam kondisi darurat guna mendapat pertolongan cepat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, meski kapal tersebut bisa membantu pelayanan medis di Puskesmas Pulau Mandangin, pihaknya juga mempertimbangkan saat kondisi cuaca laut sedang buruk.

“Tidak setiap saat harus menggunakan perahu amb