banner auto
banner auto

Agrowisata Artodung Farm, Pembeli Bisa Belajar dan Petik Melon Sendiri

melon artodung
Jamaluddin saat berada kebun melon Artodung Farm di Desa Artodung, Kecamatan Galis, Pamekasan, Rabu (23/11). (Foto: MID27)

maduraindepth.com – Artodung Farm merupakan salah satu agrowisata di Kabupaten Pamekasan. Agrowisata berupa pertanian melon di Desa Artodung, Kecamatan Galis, Pamekasan itu dirintis dan dikembangkalan oleh Jamaluddin.

Pertanian melon di Desa Artodung tersebut sudah berkembang dari tahun 2020 lalu. Menariknya, hasil pertanian ini tidak hanya dijual dan didistribusikan ke pasaran. Melainkan, memberi kesempatan kepada pembeli untuk berwisata sekaligus memetik langsung buah melon di Artodung Farm.

banner auto

Selain itu, pembeli dapat belajar mengenai jenis-jenis melon. Daus, salah satu pengunjung mengatakan, bukan hanya manis yang didapat konsumen, namun kesenangan dan pengetahuan ketika berada di kebun melon Artodung Farm.

“Saya merasa senang dan antusias ketika Artodung Farm sudah dibuka. Karena yang pertama saya bisa healing dan yang kedua bisa mengetahui jenis -jenis melon,” ucapnya, Rabu (23/11).

Owner Artodung Farm, Jamaluddin bercerita, di Kabupaten Pamekasan terutama di Desa Artodung masih belum banyak yang berinovasi dalam pertanian. Sehingga peluang untuk menarik pengunjung maupun konsumen ke lokasi agrowisata yang dikembangkannya masih terbuka lebar.

“Melon merupakan komoditas holtikuktura yang mempunyai nilai ekonomis tinggi dan pasti sangat disukai oleh banyak kalangan,” tutur Jamaluddin.

Dapatkan Informasi Terkini Di Sini

Diterangkan, manfaat pengembangan pertanian melon ini juga dirasakan oleh masyarakat sekitar yang terlibat mulai dari penanaman hingga masa panen tiba. Termasuk pada proses pemasaran.

Baca juga:  Sejumlah Anggota Tagana Sampang Ikuti Ujian Kompetensi Tahap 2 Secara Online

Jamaluddin menjelaskan, Artodung Farm juga membangun green house untuk penebaran benih melon yang didukung oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pamekasan. Dukungan berupa bantuan dari pemerintah daerah itu dimanfaatkan untuk semaksimal mungkin menciptakan melon dengan kualitas baik.

“Dalam menjaga daya saing melon, setiap mendekati masa panen kami melakukan inovasi. Mulai dari promo pembelian, sedia olahan melon, dan penambahan komoditi. Untuk menghindari rasa bosan dari calon pembeli,” pungkasnya. (MID27/*)

banner auto banner auto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

WhatsApp Kirim Info