Wajibkan Siswa Berbahasa Madura

0
105
Ekspresi kebanggaan anak bangsa.

maduraindepth.com – Siswa SD dan SMP di Sumenep wajib berbahasa Madura. Aturan tersebut akan segera diberlakukan seiring adanya program Lamak Teker (Sekolah Ramah Anak, Toleran dan Berkarakter). Program tersebut dirancan oleh Dinas Pendidikan Sumenep untuk menjawab tantangan pendidikan dewasa ini.

“Saat ini kemampuan berbahasa Madura di kalangan siswa SD dan SMP semakin kurang. Selain itu, pendidikan berbasis pesantren di lingkungan sekolah juga belum maksimal. Belum lagi isu pelecehan anak dan kurangnya sikap toleransi di kalangan generasi muda. Karena itu kami siapkan program induk Lamak Teker ini,” ungkap Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kab. Sumenep Muhammad Saidi melalui Edi Supriatno.

Edi yang menjabat sebagai Kasubbag Perencanaan, Keuangan dan Aset Milik daerah di Dinas Pendidikan Sumenep ini mengatakan, untuk penggunaan Bahasa Madura akan diberlakukan setiap selasa. “Jadi kami siapkan program Selasa Madhura. Ini berlaku bagi siswa maupun guru,” terang Edi.

Pria yang menamatkan pendidikan S1 dan S2 di Korea Selatan ini megatakan, bahasa daerah sangat penting dalam membangun karakter anak. Di samping menjadi salah satu mata pelajaran, dengan penguatan Bahasa Madura diharapkan generasi muda di Sumenep menjadi generasi yang lebih baik.

“insyaallah tiga minggu ke depan Lamak Teker akan segera berjalan,” tutur Edi.

Seperti diberitakan sebelumnya, melalui Lamak Teker, Dinas Pendidikan Sumenep akan memisahkan kelas pelajar dari jenis kelamin. Mulai tahun ajaran yang akan datang, rombel siswa dipisah dengan rombel siswi. (mi – red/rus)