Video Viral Orang Miskin Tak Berhak Terima Beras Bagus, Begini Tanggapan Kadinsos Sumenep

0
170
KPM saat mengambil beras. (Foto: Istimewa)

maduraindepth.com – Akhir-akhir ini, sebuah video viral di media sosial WhatsApp terkait pernyataan seorang pendamping Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) bahwa beras bagus hanya layak dikonsumsi orang kaya, sementara orang miskin cukup beras medium. Diduga, pernyataan yang terekam dalam video itu terjadi di Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Kamis (9/1/2020) kemarin.

“Kalau beras medium memang seperti itu, jika ibu minta seperti merek Sari Indah tidak bisa, bukan makannya orang miskin, tapi makanannya orang kaya,” ucap petugas mengomentari beras bantuan pangan non tunai (BPNT).

Tanpa menunggu lama, video bedurasi 1 menit 32 detik itu dengan cepat menyebar luas di grup media sosial WhatsApp.

Selain pernyataan tersebut, dalam video juga terlihat merekam sejumlah petugas Kelurga Penerima Manfaat (KPM) yang melakukan transaksi di e-warung. Tiga orang petugas tampak berdiri sembari bincang-bincang dengan beberapa warga yang tengah mengambil beras.

Perihal video yang tersebar luas itu, maduraindepth.com mencoba mengkonfirmasi kebenaran video yang viral tersebut ke Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sumenep, Moh. Iksan.

Dia mengatakan bahwa, pernyataan petugas pendamping TKSK yang mengatakan orang miskin tidak layak konsumsi beras bagus, hanyalah sebuah guyonan semata.

“Kalau video yang beredar memang benar. Namun itu hanya guyonan para petugas,” kata dia.

Bahkan, Iksan mengaku telah mengkonfirmasi kepada petugas TKSK tersebut, jika pernyataan itu hanyalah main-main saja. “Ya saya sudah telfon yang bersangkutan. Mereka hanyalah berguyon kepada KPM yang tengah membeli beras itu,” terngnya. (MR/AJ)