Toko Perlengkapan Bayi Disatroni Perampok, Pelaku Sempat Todongkan Senpi

Toko perlengkapan bayi sampang disatroni perampok
Korban perampokan saat menceritakan kronologi kejadian yang dialaminya. (Foto: AW/MI)

maduraindepth.com – Perampokan bersenjata api menyatroni toko perlengkapan bayi ‘Kids and Baby Shop’. Perampokan terjadi sekitar pukul 10.00 WIB di Jalan Wijaya Kusuma, Kota Sampang, Madura, Jawa Timur, Rabu (4/3/2020) pagi.

Dari keterangan putra pemilik toko, Deni mengungkapkan, sebelum perampokan itu terjadi, pelaku masuk ke dalam toko ingin membeli susu dan air mineral. Namun minuman yang dicari orang yang belum diketahui identitasnya tersebut tidak ada. Sebab toko Kids and Baby Shop itu hanya menyediakan perlengkapan bayi saja.


“Setelah itu dia keluar, berselang beberapa menit kemudian orang tersebut kembali lagi lalu menodongkan senjata api dan mengambil sejumlah uang lalu kabur,” terang Deni kepada wartawan.

Dari pengakuan Deni, pelaku perampokan tersebut sempat meminta ibunya melepaskan kalung yang dipakainya. Akibat kejadian ini, ibu Deni mengalami shock berat.

Deni mengungkapkan, ciri-ciri pelaku yang sempat menodongkan senjata api (Senpi) tersebut tubuhnya tinggi besar dan mengenakan jaket berwarna hitam. Pelaku juga mengenakan helm warna hitam.

Lokasi Perampokan di Sekitar Polres Sampang

Ironisnya, aksi kejahatan tersebut terjadi tak jauh dari kantor Mapolres Sampang Jalan Jamaluddin atau sekita 50 meter dari rumah dinas polisi.

Informasi yang dihimpun maduraindepth.com, dalam aksinya seorang pelaku membawa Senpi, datang dengan menyamar sebagai pembeli. Ketika masuk ke dalam toko, pelaku bertubuh tinggi berjaket hitam dengan menggunakan helm itu langsung menodongkan senjatanya.

Baca juga:  Akibat Luapan Sungai Kamoning, Fasum di Sampang Terendam

“Dia minta uang dan perhiasan yang digunakan ini, setelah itu pelaku berhasil kabur melarikan diri naik motor dengan membawa uang tunai senilai Rp 3 juta rupiah,” ujar Hj Siti Zahroh (62) korban perampokan.

Zahroh mengaku shock atas peristiwa tersebut, namun terpenting dirinya masih selamat. Pihaknya keluarga langsung melaporkan kejadian ini kepada Polres Sampang.

Dia menceritakan, saat kejadian dirinya sendirian sedang berjaga toko. Awalnya dia tak menaruh rasa curiga kedatangan pria bertubuh tinggi ialah seorang pelaku perampokan.

Saat itu, pelaku menanyakan harga susu SGM 3 kepada korban. Setelah memberitahukan harga, pelaku bukan malah membelinya. Namun pelaku membentak korban.

“Justru pelaku ini minta air minum dengan alasan merasa gerah, dia langsung keluar pintu dan balik lagi menodongkan senpi, karena saya takut akhirnya diserahkan uang serta perhiasan cincin ini,” jelasnya.

“Tapi hanya perhiasan yang lupa dibawa karena mungkin pelaku panik, ketika dapat uang langsung kabur,” imbuhnya.

Setelah pelaku kabur, Zahroh berusaha mencari bantuan warga sekitar. Maklum saja, saat terjadi aksi perampokan sekitar lokasi toko dalam kondisi sepi.

“Saya langsung lari ke sebelah gerai kecantikan ini, minta tolong kalau ada perampokan, akhirnya langsung ada polisi,” tuturnya.

Akibat perampokan tersebut korban diperkirakan mengalami kerugian mencapai jutaan rupiah. Atas peristiwa ini polisi langsung mendatangi tempat kejadian dan melakukan penyelidikan. Hingga kini belum ada keterangan resmi dari aparat kepolisian.