Soal Ketahanan Pangan, DPRD Minta Pemerintah Beli Hasil Pertanian Rakyat

Ketahanan Pangan
Sejumlah petani beraktifitas di lahan pertaniannya di Desa Pandian, Kecamatan Kota Sumenep, Rabu (10/2). (Foto: Badri Stiawan/MI)

maduraindepth.com – Pandemi Covid-19 berdampak pada berbagai sektor kehidupan. Tak terkecuali sektor pertanian. Kondisi tersebut dapat berpengaruh pada tingkat ketersediaan serta menyangkut ketahanan pangan. Termasuk di Kabupaten Sumenep.

Menganggapi hal itu, legislatif Kota Keris meminta pemerintah segera mengambil langkah. Terlebih untuk memastikan tingkat ketahanan pangan masyarakat di Kabupaten Ujung Timur Pulau Madura. Pemerintah daerah diharapkan turun langsung untuk mengetahui kondisi masyarakat.


“Apalagi saat ini masih situasi pandemi Covid-19, ucap Anggota Komisi II DPRD Sumenep Juhari, Rabu (10/2).

Menurut dia, langkah-langkah yang bisa dilakukan pemerintah untuk mengantisipasi merosotnya ketahanan pangan bisa dengan membeli hasil pertanian masyarakat. Dengan demikian, hasil tani bisa menopang perekonomian rakyat di tengah pandemi.

“Pemerintah harus segera mencari trobosan baru,” kata Juhari.

Terpisah, Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep Ardiansyah Ali Shocibi menyebut, antara kebutuhan dengan ketersediaan pangan di Kabupaten Sumenep saat ini masih stabil. Bahkan dia mengklaim stok pangan terbilang melimpah.

“Hasil survei yang kami lakukan setiap pekan, harga komoditas masih stabil,” jelasnya. (BAD)