Punya Nama Menyeramkan, Dua Kuliner Malam Hari di Bangkalan Ini Patut Dicoba

nasi pocong kuliner menyeramkan malam hari bangkalan
Nasi Pocong, kuliner yang biasa membuka lapak dagangan pada malam hari di Bangkalan. (Foto: Romi/MID)

maduraindepth.com – Dua kuliner malam hari di Bangkalan memiliki nama yang unik sekaligus menyeramkan. Namanya, nasi pocong dan nasi setan. Kedua kuliner tersebut memang terdengar menyeramkan. Namun jangan salah, dua masakan di Kota Dzikir dan Shalawat tersebut memiliki banyak pelanggan.

Nasi Pocong sudah berdiri sejak tahun 2010, yang buka hingga waktu subuh. Menariknya, semakin pagi, warung ini semakin dipenuhi pembeli. Satu porsi Nasi Pocong berisi oseng buncis wortel, hati ampela, ikan cakalang, tahu, mie, dan sambal yang khas, dengan porsi super jumbo.

Untuk lokasinya cukup tersembunyi, berada di dalam gang pemukiman warga di Jalan KH Lemah Duwur Gang V Nomor 10. Sekarang untuk menemukan lokasi lebih mudah, karena bisa dicari melalui google maps.

Perlu diketahui untuk jam operasional warung ini mulai pukul 17.00 hingga 04.00 dini hari. Bagi yang ingin menikmati Nasi Pocong cukup bayar Rp 14 ribu saja.

nasi setan kuliner malam hari bangkalan
Nasi Setan, kuliner yang biasa membuka lapak dagangan pada malam hari di Bangkalan. (Foto: Romi/MID)

Selanjutnya, yaitu Nasi Setan. Kuliner malam hari di Bangkalan ini merupakan yang paling tua. Karena sudah berdiri sekitar 40 tahun lalu. Nasi campur tersebut miliki bumbu yang menyatu dengan sempurna.

Dalam satu mangkok berisi telur, irisan tahu goreng, soun, telur petis, tolotoh daging sapi, orek tempe, hati ampela, sambal, dadar jagung, hingga daging goreng. Warungnya sangat sederhana, namun soal rasa kuliner ini banyak peminatnya.

Baca juga:  WNI di Arab Saudi Antusias Nyoblos

Harga satu porsi Nasi Setan hanya Rp 15 ribu. Kuliner malam yang legendaris ini berada di Jalan KH Abdul Muin Nomor 1, Jagalan, Lebak, Pejagan. Jam operasionalnya yaitu pukul 18.00 – 05.00. Sayangnya, para pemilik dua usaha kuliner tersebut tidak bisa diwawancara karena sibuk melayani konsumen.

Adrian salah satu penikmat dua kuliner yang memiliki nama unik di Bangkalan tersebut mengaku sangat senang dengan adanya kuliner yang buka hingga larut malam. Menurut dia, kuliner tersebut sangat membantu apabila lapar di tengah malam.

“kebanyakan anak muda yang beli disana. Kalo lagi nongkrong atau lagi pulang kerja sampai larut malam dua kuliner tersebut jadi pilihannya. Kedua kuliner sudah saya cicipi semua dan untuk cita rasa pasti memiliki ciri khas masing-masing,” tukasnya. (RM/)

Dapatkan Informasi Menarik Lainnya Di Sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *